Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indonesia Matangkan Empat Isu ke WSIS II

Indonesia Matangkan Empat Isu ke WSIS II


- detikInet

Jakarta - World Summit on Information Society tahap dua (WSIS II)akan digelar di Tunisia 16-18 November 2005. Pemerintah pun berbenah menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di bidang Information and Communication Technology (ICT) itu. Empat isu telah disiapkan delegasi Indonesia untuk dibicarakan, apa saja?Hal tersebut disampaikan Moedjiono, Staff Ahli Menteri Bidang Hubungan Internasional dan Kesenjangan Digital Departemen Komunikasi dan Informasi dalam forum diskusi persiapan WSIS II di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (31/08/2005). Menurut Moedjiono ada beberapa hal yang belum terselesaikan pada KTT WSIS I dan harus dilakukan pada KTT kedua ini. "Dalam rangka KTT WSIS II, Indonesia mempersiapkan berbagai hal terkait dengan posisi Indonesia untuk berbagai isu yang menjadi fokus pembicaraan dalam WSIS," ujarnya. Fokus pembicaraan tersebut, ujar Moedjiono, mencakup e-Indonesia Strategy, Internet Governance, Financial Mechanisms, dan Stock-Taking Activity. Soal WSIS tak bisa dilepaskan dari target besar yang lahir dari WSIS pertama di Jenewa, 2003. Kala itu disepakati bahwa pada tahun 2015 separuh penduduk dunia harus memiliki akses pada informasi. Target yang kerap diterjemahkan sebagai separuh penduduk dunia harus terhubung ke Internet pada 2015. Berbicara soal target, Sekjen Kominfo Ashwin Sasongko menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk mencapainya. Ashwin juga menekankan jangan sampai Indonesia membuat komitmen tanpa memperhatikan kemampuan internal. "Jangan sampai kita bikin komitmen yang di luar kemampuan kita. Target kita ya sesuai kemampuan kita," ia menandaskan.Empat IsuSecara umum keempat fokus pembicaraan dalam WSIS tersebut adalah sebagai berikut, seperti dijelaskan oleh Moedjiono:e-Indonesia Strategy merupakan strategi nasional yang akan diambil oleh pemerintah dalam mencapai target-target yang mendasari WSIS, yaitu Milennium Development Goals (MDG). Salah satu komitmen dalam WSIS I adalah bahwa setiap negara harus memiliki e-strategy nasional sebelum pertemuan WSIS kedua. Internet Governance merupakan pembicaraan mengenai mekanisme faktor-faktor yang terkait dengan penggunaan dan pengaturan Internet. Sesuai hasil kerja Working Group on Internet Governance (WGIG) yang dibentuk oleh Sekjen PBB, definisi yang dipakai untuk Internet Governance adalah definisi luas yang juga mencakup hal-hal seperti resolusi nama domain dan spam, di samping juga mencakup hal-hal yang lebih tradisional seperti manajemen nomor IP dan manajemen nama domain. Financial Mechanism mencakup mekanisme pembiayaan bagi negara-negara yang pada saat ini belum memiliki prioritas dalam bidang ICT. Sempat hangat seputar isu ini adalah subsidi silang dari negara maju bidang ICT ke negara berkembang. Stock-Taking Activities, merupakan bagian dari proses monitor kegiatan negara-negara di dunia dalam mencapai target WSIS. Kegiatan Stock-Taking diharapkan bisa melahirkan daftar best practises yang dapat menjadi acuan bagi negara-negara lain dalam mencapai target yang dicanangkan. Dalam rangka mematangkan posisi Indonesia dalam empat isu pembicaraan itu, pemerintah telah menggelar forum diskusi yang diadakan Rabu (31/08/2005). Selain itu, masih akan ada pembicaraan-pembicaraan lain guna mematangkan posisi Indonesia, janji Moedjiono. (wsh/)







Hide Ads