Rabu, 01 Nov 2017 14:22 WIB

Tarif Baru Taksi Online Mulai Berlaku, Ini Komentar Uber

Josina - detikInet
Ilustrasi. Foto: detikINET/afr Ilustrasi. Foto: detikINET/afr
Jakarta - Mulai hari ini 1 November 2017, Kementerian Perhubungan telah resmi menerbitkan aturan baru taksi online.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 yang merupakan hasil revisi dari PM 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Uber yang merupakan salah satu layanan ridesharing online yang beroperasi di Indonesia, mengaku mengapresiasi dan akan ikut mematuhi keputusan pemerintah tersebut.

"Kami sangat apresiasi langkah kementerian perhubungan yang sangat memperhatikan perkembangan ridesharing di Indonesia, mereka saya rasa sangat cerdas dalam melihat kesetaraan antara berbagai moda transportasi (konvensional dan online)," ujar John Colombo, Head of Publoc Policy anf Government Affairs, Indonesia, Uber saat acara kampanye #UnlockingCities di Djakarta Theater, Rabu (1 November 2017)

John menambahkan ia turut senang dengan keputusan itu, karena menjadi salah satu bentuk kerjasama Uber dengan pemerintah untuk mengatasi kemacetan di Indonesia.

Lalu ketika disinggung untuk tarif online, John mengatakan masih berdiskusi dengan pihak-pihak terkait untuk menemukan satu solusi yang bisa saling menguntungkan semua pihak.

"Pola tarif nanti akan dibahas dari permennya (peraturan pemerintah) karena masing-masing daerah berbeda, jadi masih diskusi agar bisa saling menguntungkan," pungkasnya.

Seperti diketahui pemerintah telah merivisi peraturan tarif yang baru , yakni PM 108/2017, tarif baru yang berlaku untuk wilayah I dengan batas bawah Rp 3.000 per kilometer dan batas atasnya Rp 6.000. Kemudian untuk wilayah II batas bawahnya Rp 3.700 per kilometer dan batas atas Rp 6.500 per kilometer.

Sedikitnya, ada 9 poin yang ditekankan dalam aturan baru taksi online. Antara lain argometer, tarif, wilayah operasi, kuota/perencanaan kebutuhan, persyaratan minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor domisili tanda nomor kendaraan bermotor, sertifikat registrasi uji tipe (SRUT), dan peran aplikator.

Ini tanggapan Uber terkait tarif baru:

[Gambas:Video 20detik]

(jsn/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed