Kamis, 10 Agu 2017 10:56 WIB

Wawancara Khusus

Menkominfo Ingin Nama Indonesia Disebut Bos Apple

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Keputusan Apple untuk membuat pusat riset dan pengembangan di Indonesia tidak terlepas dari campur tangan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Ia turun langsung menegoisasi perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, Amerika Serikat itu.

Saat berbincang dengan detikINET, pria yang kerap disapa Chief RA ini menceritakan proses negoisasi dengan Apple dimulai sejak 2015. Ia bertemu langsung dengan Chief Operating Officer Apple Jeff Williams dan stafnya untuk membicarakan hal tersebut.

"Saya negoisasi langsung, hitung-hitungannya berapa, ongkos ini berapa, ini uang keluar untuk siapa, untuk orang Amerika atau Indonesia. Terus, akhirnya kita sepakat," ungkapnya.

Lantas apa yang membuat seorang Rudiantara begitu getol bernegosiasi dengan Apple? Mengingat sudah menjadi kewajiban perusahaan besutan Steve Jobs itu untuk memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) bila mana ingin produknya tetap dijual di Indonesia.

"Pemikiran saya sederhana. Saya ingin nama Indonesia disebut Tim Cook saat presentasinya. Itu aja, coba mengangkat harkat Indonesia, bangga nggak kita begitu? Itulah salah satu tujuan kenapa saya insist terhadap Apple," kata Chief RA.

Lebih lanjut Menkominfo menginformasikan pusat riset dan pengembangan Apple sudah mulai digarap. Mereka telah mendapatkan bangunannya di kawasan BSD dan saat ini mulai melakukan perekrutan untuk pembuatan aplikasi dan riset.

Menkominfo sendiri mengaku tidak mencampuri pembangunan pusat riset tersebut. Semua diserahkan sepenuhnya pada Apple.

"Tidak ikut campur, yang penting mereka di Indonesia, bikin RnD di sini. Dan komit angkanya saya pegang, puluhan juta dolar kan atau ratusan miliar rupiah, kita cek saja," ujarnya

"Kita nggak usah terlalu membuat orang kehilangan ruang untuk berinovasi. Biarkan, kita bikin koridornya saja," pungkas Chief RA. (afr/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed