BERITA TERBARU
Senin, 17 Jul 2017 19:26 WIB

XL Juga Ikutan Blokir Telegram

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan instruksi untuk memblokir layanan Telegram, seluruh operator telekomunikasi langsung menindaklajuti, termasuk XL Axiata.

"Sudah (diblokir), XL mulai Jumat (14/7/2017) kemarin," kata Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communication XL Axiata saat ditemui usai peluncuran Kartu Perdana Super Ngobrol Baru di O2 Sky Club, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Ada pun layanan Telegram yang diblokir XL hanya layanan website-nya saja. Sementara aplikasi Telegram sendiri masih bisa digunakan oleh pelanggan operator yang identik warna biru itu.

"Sesuai dengan surat permintaan pemblokiran itu, permintaannya adalah menutup yang di web. Kami mengikuti arahan pemerintah saja," kata perempuan yang kerap disapa Ayu itu.



Ditanyakan adakah dampak pemblokiran Telegram dengan penurunan pendapatan XL, Ayu mengatakan tidak akan berpengaruh banyak. Sebab pengguna XL yang memakai layanan Telegram masih sedikit ketimbang WhatsApp dan pesan instan lainnya.

"Pengguna aplikasinya saja sedikit, apalagi yang memakai layanan web Telegram. Jadi tidak ada pengaruhnya," kata Ayu.

Sebelumnya diberitakan operator Telkom, Telkomsel, Indosat dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) sudah menutup layanan pesan instan buatan Pavel Durov itu. Para operator ini mulai melakukan pemblokiran pada akhir pekan lalu.



Kominfo sendiri memang telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram.

Dipaparkan 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram meliputi t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

Dengan demikian, pemerintah baru memblokir Telegram versi website bukan yang aplikasinya. Sampai saat ini, pemerintah belum menentukan sikap, apakah turut memblokir atau tidak untuk aplikasi Telegram.

Saksikan video 20detik tentang Pemblokiran Telegram di sini:



(afr/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed