Menurut Patrick, saat ini pelaku startup teknologi rata-rata baru berusia 30 tahun dan memulai bisnisnya secara Independen dari bilik warung internet (warnet) dan tanpa bantuan apapun dari pemerintah, perbankan atau swasta besar.
"Jangan sampai mereka mulai besar lalu malah kita ganggu tanpa mencoba mengerti dulu bisnisnya," kata Patrick yang mengaku punya misi menciptakan unicorn-unicorn teknologi asal Indonesia yang bisa mencapai valuasi USD 1 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah startup teknologi di Indonesia diperkirakan olehnya mencapai lebih dari 300 perusahaan dari yang tadinya cuma berjumlah puluhan pada lima tahun yang lalu, 2010.
"Mereka telah membuktikan diri mampu menciptakan lebih dari 500 ribu lapangan kerja, menarik puluhan triliun modal di tahun 2015 ini saja, dan melayani lebih dari 30 juta konsumen," kata Patrick.
"Dan mereka baru di tahap permulaan. Bayangkan kerugian kita sebagai bangsa bila mereka justru terhambat. Yang rugi pastinya kita sendiri," tambah Patrick yang mengaku mulai tertarik menggeluti industri startup teknologi dalam empat tahun terakhir.
(rou/rou)