Miliuner muda ini, kini kembali diserang Paul Ceglia. Ceglia, yang berprofesi sebagai pebisnis, mendaftarkan perkara gugatannya tahun lalu. Dalam berkas gugatannya, dia mengklaim telah menandatangani kontrak dengan Zuckerberg yang isinya menyatakan bahwa dirinya berhak atas 50 persen kepemilikan saham di Facebook.
Pengakuannya saat itu langsung dibantah Facebook dan Ceglia dianggap melakukan penipuan. Belum menyerah, Ceglia kembali mengajukan gugatannya dengan menggunakan jasa pengacara yang lebih bergengsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Email tersebut di antaranya memperlihatkan detail history hubungan bisnis antara Ceglia dengan Zuckerberg yang dimulai pada 2003. Kala itu, Ceglia mempekerjakan Zuckerberg yang masih berkuliah di Harvard di perusahaannya yang bernama StreetFax.
Ceglia mengklaim, dalam kebersamaan mereka itu Zuckerberg lantas memintanya terlibat dalam proyek pembuatan situs 'The Face Book'. Dia mengaku telah mengucurkan dana USD 1.000 untuk pengembangan situs tersebut dan sebagai imbalan atas keterlibatannya, Ceglia dijanjikan 50 persen saham dari Facebook.
Telah disepakati pula jika Ceglia akan mendapatkan tambahan bunga satu persen setiap harinya bila Zuckerberg tidak menyelesaikan pengembangan Facebook pada waktu yang dijadwalkan yakni 1 Januari 2004.
(rns/wsh)