Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Terkait RIM, Tifatul Dinilai Salah Lakukan Pendekatan

Terkait RIM, Tifatul Dinilai Salah Lakukan Pendekatan


- detikInet

Jakarta - Ancaman Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tifatul Sembiring untuk menutup akses internet BlackBerry dinilai salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tepat secara substansi namun pendekatannya salah.

"Pendekatannya salah, substansinya sudah benar. Seharusnya Tifatul tau kondisi masyarakat. Kalau seperti ini sensitif," ujar anggota Komisi I DPR Ramadhan Pohan di gedung DPR, Senin (9/1/2011).

Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, seharusnya Tifatul secara perlahan memberikan seruannya terkait konten informasi tersebut. Pasalnya jika dilakukan secara mengejutkan seperti yang dilakukan seperti sekarang ini, dinilai Ramadhan akan jadi memberi efek kejutan yang berimbas secara negatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau seperti ini kan akan menjadi shocking. Pendekatannya perlu dipikirkan lagi. Harusnya tahap demi tahap jangan langsung seperti ini," terangnya.

Sebelumnya Menkominfo Tifatul Sembiring memberikan tenggat waktu dua minggu kepada Research in Motion (RIM) untuk menutup akses pornografi. Jika tidak, sebelum akhir Januari 2011 akses internet BlackBerry di enam operator akan ditutup.

Menurut Tifatul, masih banyak situs porno yang bisa diakses melalui BlackBerry. Tifatul beralasan, tetap teguh dengan pendiriannya lantaran menegakkan peraturan dan undang-undang yang berlaku, UU No 14/2008 pasal 17 tentang pencegahan penyebaran pornografi.

Operator yang menjadi mitra RIM dalam menyelenggarakan BlackBerry adalah Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Natrindo Telepon Seluler, Hutchison CP Telecom, dan Smart Telecom. Saat ini, pengguna BlackBerry Tanah Air diperkirakan mencapai dua juta pelanggan. (fjr/rns)




Hide Ads