'RIM Gak Mau Keluar Duit Buat Sensor BlackBerry'

'RIM Gak Mau Keluar Duit Buat Sensor BlackBerry'

- detikInet
Rabu, 29 Des 2010 15:26 WIB
Jakarta - Sensor internet di BlackBerry masih terhadang soal siapa yang harus mengeluarkan kocek untuk mendanai investasi sistem filter yang akan dijalankan. Research In Motion (RIM) selaku vendor BlackBerry dikatakan tak mau keluar duit.

Menurut Plt. Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Dirjen Postel Muhammad Budi Setiawan, dalam pertemuan terakhir, RIM mengaku ingin memenuhi aturan sensor yang dijalankan pemerintah Indonesia.

Hanya saja, perusahaan asal Kanada itu tak mau keluar uang untuk investasi demi menyukseskan gerakan internet sehat dan aman ini. Mereka malah menyerahkan dana investasi kepada operator, selaku partner resminya di Indonesia.

"Namanya pengusaha, kan ingin selalu untung. Sekarang coba hitung, berapa banyak uang yang sudah didapat mereka dari BlackBerry yang kalian gunakan," kata Iwan, sapaan akrab Plt Dirjen Postel ini, usai acara refleksi akhir tahun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Rabu (29/12/2010).

Sontak saja, keinginan RIM yang tak mau keluar duit itu langsung ditolak Kominfo. Kini, negosiasi pun masih berlanjut dengan melihat kemungkinan untuk membagi beban investasi dengan operator.

"Kita sedang hitung presentasenya, yang pasti RIM harus lebih besar. Kalau perlu semuanya," tukas Iwan.

Pertemuan dengan RIM ini dijadwalkan akan diselenggarakan lagi pada pertengahan Januari 2011.

"Yang pasti kita gak akan asal blokir seperti China. Kami masih mempertimbangkan kondisi sosial," Iwan menandaskan.
(ash/rns)