Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Google: Tuntutan Oracle Tak Berdasar

Google: Tuntutan Oracle Tak Berdasar


- detikInet

Jakarta - Pekan lalu, Oracle mengajukan tuntutan kepada Google atas tuduhan telah melanggar hak paten miliknya dalam pengembangan Android. Hanya saja, tuduhan tersebut ditanggapi santai oleh Google dan menjawab bahwa tuduhan Oracle itu tidak berdasar.

Dalam gugatan yang didaftarkan ke pengadilan federal California, Amerika Serikat (AS) itu, Oracle menyebutkan ada tujuh paten Java yang telah dilanggar Google. Seperti diketahui, paten Java menjadi milik Oracle setelah mengakuisisinya dari Sun Microsystems tahun lalu.

Google memang belum melakukan perlawanan terhadap tuntutan tersebut namun raksasa internet ini menyebutkan, tuntutan Oracle merupakan sebuah bentuk serangan terhadap komunitas open source Java.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami kecewa mengetahui Oracle memilih untuk menyerang baik kepada Google maupun komunitas open source Java dengan tuntutan yang tidak berdasar," demikian pernyataan Google yang dilansir Tech Crunch dan dikutip detikINET, Senin (16/8/2010).

Dikatakan Google, komunitas open source Java melampaui setiap perusahaan dan bekerja setiap hari untuk membuat web menjadi sebuah tempat yang lebih baik. "Kami akan sangat mempertahankan standar open source dan terus bekerja sama dengan industri untuk mengembangkan platform Android," kata Google.

Ini bukan pertama kali paten Java diperkarakan di pengadilan. Pada 2004, saat masih dimiliki Sun Microsystems, Microsoft dituntut menyelesaikan masalah sengketa paten dan masalah monopoli industri senilai USD 1,6 miliar atau sekitar Rp 14,3 triliun. (rns/ash)




Hide Ads