Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Sensor Online Justru Suburkan Pornografi Offline'

'Sensor Online Justru Suburkan Pornografi Offline'


- detikInet

Queensland - Merebaknya pornografi di internet membuat pemerintah Australia gerah dan ingin memblokir aksesnya. Meski tujuannya baik, tapi tetap saja niatan tersebut mendapat tentangan dan protes dari sebagian kalangan.

Salah satu alasan protesnya, filter porno bisa memperlambat kecepatan akses broadband dan menghalangi kebebasan warga. Ada pula penilaian dari para pelaku industri pornografi yang memprediksi efek samping dari sensor porno tersebut.

Mereka memprediksi, toko dewasa yang menyediakan material pornografi di Australia justru bakal tumbuh subur jika pemfilteran konten pornografi terlaksana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fiona Patten, CEO Eros Association--yang merupakan ketua grup industri perdagangan konten dewasa di negeri kanguru ini, mencontohkan bahwa jika filterisasi itu terjadi, di negara bagian Queensland akan mengalami ledakan jumlah toko dewasa.


"Padahal, saat ini jumlah toko seperti itu di Queensland sudah ratusan," ujarnya.

Sebab, menurut Patten, jika masyarakat tak dapat mengakses materi dewasa di internet, mereka akan pergi ke toko sebagai gantinya. Pada gilirannya, permintaan yang tinggi ini bakal membuat toko semacam itu tumbuh subur, sesuatu yang mungkin tidak diharapkan.

Niat penyensoran konten pornografi internet di Australia rencananya bakal dilakukan pemerintah lewat lembaga Australian Communications and Media Authority (ACMA). Demikian lansiran Inquirer yang dikutip detikINET, Rabu (17/12/2008).



(fyk/rou)





Hide Ads