Alhasil, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) merasa berang. CP dengan short code 3949 milik PT Indika itu pun jadi sorotan tajam regulator.
"BRTI telah mengirimkan surat kepada para operator untuk memberi peringatan keras dan penghentian layanan SMS kampanye CP 3949 PT Indika," sebut anggota komite BRTI Heru Sutadi, dalam pesan yang diterima detikINET, Kamis (11/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat peringatan bernomor 302/BRTI/XII/2008 kepada PT Indika pun telah ditandatangani Basuki Yusuf Iskandar, Ketua BRTI yang juga bertindak selaku Dirjen Postel Depkominfo.
Seperti tak ada kapoknya, CP nakal kembali beraksi melakukan cara curang untuk mengeruk keuntungan dari pelanggan operator telekomunikasi.
Setelah dua bulan lalu BRTI memberikan peringatan keras pada tiga CP yakni PT Code Jawa, PT Kreatif Bersama, dan PT Media Kreasindo Utama karena dinilai merugikan pelanggan, awal Desember ini sektor telekomunikasi kembali dikejutkan oleh aksi dari CP dengan nama PT Cahaya Intiza Abadi (CIA Mobile). CP ini menyediakan layanan SMS premium Mutiara Hikmah dengan kode akses 3545, khusus bagi 63 juta pelanggan Telkomsel.
BRTI sendiri belum selesai memproses laporan soal dugaan penipuan pelanggan yang diadukan oleh Indonesia Telecomunication User Group (IdTUG). Namun salah satu pengamat telekomunikasi, Judith MS Lubis menyarankan, kasus ini dilaporkan saja kepada polisi dengan pasal penipuan 378. (rou/ash)