Menurut lembaga perfilman Amerika Serikat, Motion Pictures Association (MPA), inilah pertama kalinya pihak berwajib menggerebek para pembajak Blu ray.
Tak pelak, Managing Director MPA Asia Pasifik Mike Ellis pun khawatir sindikat pembajak Blu-ray ini telah menyebar ke banyak negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekilas produk bajakan itu dikemas layaknya Blu-ray asli sehingga konsumen bisa terkecoh. Namun padahal sesungguhnya barang bajakan itu hanyalah Blu-ray abal-abal, dengan format AVCHD DVD yang lebih rendah kualitasnya.
Para pembajak rupanya mengambil keuntungan dengan banyaknya orang yang tak tahu perbedaan antara format Blu-ray asli dengan format AVCDH. Format AVCHD ini, meski lebih rendah kualitasnya daripada Blu-ray, namun gambarnya tetap lebih tajam daripada DVD biasa.
Kasus pembajakan itu seakan jadi pukulan tambahan bagi industri Blu-ray yang dipelopori vendor teknologi Jepang, Sony. Sebab, di tengah krisis ekonomi saat ini, bisnis Blu-ray sudah diprediksi akan mengalami masa suram. (fyk/ash)