Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pembajak Mulai Getol Produksi Blu-ray

Pembajak Mulai Getol Produksi Blu-ray


- detikInet

Jakarta - Sindikat pembajak, khususnya di China kini mulai mengalihkan sasaran pada format DVD generasi terbaru Blu ray. Dalam suatu penggerebekan, aparat yang bertugas di selatan China berhasil menyita ratusan disk Blu-ray palsu.

Menurut lembaga perfilman Amerika Serikat, Motion Pictures Association (MPA), inilah pertama kalinya pihak berwajib menggerebek para pembajak Blu ray.

Tak pelak, Managing Director MPA Asia Pasifik Mike Ellis pun khawatir sindikat pembajak Blu-ray ini telah menyebar ke banyak negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari Wired, Rabu (19/11/2008), film Blu-ray bajakan tersebut dijual sekitar US$ 7. Padahal, harga disk Blu-ray resmi dijual antara US$ 20 sampai US$ 30.

Sekilas produk bajakan itu dikemas layaknya Blu-ray asli sehingga konsumen bisa terkecoh. Namun padahal sesungguhnya barang bajakan itu hanyalah Blu-ray abal-abal, dengan format AVCHD DVD yang lebih rendah kualitasnya.

Para pembajak rupanya mengambil keuntungan dengan banyaknya orang yang tak tahu perbedaan antara format Blu-ray asli dengan format AVCDH. Format AVCHD ini, meski lebih rendah kualitasnya daripada Blu-ray, namun gambarnya tetap lebih tajam daripada DVD biasa.

Kasus pembajakan itu seakan jadi pukulan tambahan bagi industri Blu-ray yang dipelopori vendor teknologi Jepang, Sony. Sebab, di tengah krisis ekonomi saat ini, bisnis Blu-ray sudah diprediksi akan mengalami masa suram. (fyk/ash)





Hide Ads
LIVE