Cara Downgrade Firmware Tanpa Root

KlinikINET

Cara Downgrade Firmware Tanpa Root

- detikInet
Senin, 10 Agu 2015 13:40 WIB
(ilustrasi/gettyimages)
Jakarta -

Saya mengalami masalah dalam firmware terbaru dari tablet saya Tab 4 7.0. Dulu setelah saya update perubahan yang terjadi sangat tidak memuaskan, yang pertama ada aplikasi tambahan yang tidak berguna yang kedua Tab saya cepat panas dan baterai cepat habis. Jadi bagaimanakah untuk melakukan downgrade firmware tanpa harus di-root? (Alham Septian)

Jawaban:

Biasanya sebelum update di-push resmi ke device kita oleh vendor, sudah melewati serangkaian tes yang cukup. Tetapi seringkali memang kadang terdapat bug yang bisa jadi memang global berasal dari OS yang dibuat google yang belum sempurna, atau hanya menimpa beberapa device tertentu.

Pengalaman saya mengatakan seringkali bukan updatenya yang tidak bagus atau memuaskan yang membuat device panas dan baterai cepat habis. (Memang device yang panas biasanya berpengaruh terhadap ketahanan baterai). Tetapi disebabkan masih ada sisa-sisa data dan aplikasi lama yang sekarang tidak cocok dengan update yang baru ini.

Misalkan sebuah aplikasi A dibuat dengan spesifikasi untuk jalan di Android KitKat, ketika ada update android Lollipop, biasanya developer harus mengecek apakah perlu melakukan update supaya aplikasinya cocok dengan update yang baru tersebut. Seringkali aplikasi yang asalnya jalan baik di KitKat, bisa jadi tidak optimal lagi berjalan di Lollipop, yang menyebabkan di 'belakang' aplikasi ini crash dan restart terus menerus tanpa kita sadari. Kondisi ini akan membuat device melambat, panas dan boros.

Memang update OTA (Over The Air) memudahkan kita mendapat OS terbaru tanpa harus kehilangan data dan menginstal ulang aplikasi. Tetapi pengalaman saya mengatakan, problem seperti panas dan boros baterai biasanya menandakan kita harus memulai lagi me-reset device kita, membuang file sampah (junk file) dan cache yang sudah tidak berguna, me-restore data, dan menginstall ulang aplikasi.

Banyak orang berpikir ini pekerjaan berat, sehingga malas melakukannya, padahal sebenarnya simpel saja. Untuk tablet Samsung Anda, pastikan Anda memiliki akun google yang sudah ter-sync dengan server Google. Kemudian pastikan Anda mempunyai backup di server Samsung. Jika belum, silakan masuk ke setting, pilih akun dan pilih akun Samsung, buat akun Samsung Anda di sana, berisi alamat email dan password yang bisa Anda tentukan sendiri. Pilih untuk membackup data Anda ke akun Samsung.

Jika Anda mau merapikan isi file-file, backup isi file yang penting yang ada di internal memory ke eskternal memory, cukup dengan copy paste melalui file manager, atau jika dibutuhkan, silahkan membackupnya juga ke komputer.

Jika Anda type orang yang terorganisir, pengalaman memilih aplikasi-aplikasi yang tersinkronisasi ke layanan cloud, data Anda seharusnya sudah memiliki backup di cloud, ini jauh lebih mudah.

Setelah semua siap, reset device Anda melalui menu setting backup and reset, dan Anda akan mendapati device Anda seperti keadaan awal ketika baru dibeli. Koneksikan ke WiFi, masukkan akun Google dan akun Samsung ketika diminta. Tinggalkan sebentar, otomatis data kontak, kalendar, notes dan aplikasi-aplikasi yang sebelumnya pernah Anda install di tab tersebut, akan diunduh ulang.

Setelah semuanya beres, data dan aplikasi sudah kembali utuh, biasanya butuh satu - dua hari device menyelesaikan semua proses di background. Selama proses tersebut ada kemungkinan device anda masih mengalami panas dan boros baterai, tetapi sesudah semuanya selesai, akan terasa lebih cepat dan tidak boros lagi.

Jika proses di atas tidak memuaskan dan Anda tetap berniat kembali ke OS lama, bisa menggunakan bantuan aplikasi ODIN, aplikasi ROM flashing tools dari Samsung yang bisa di download dari berbagai sumber di internet. Jangan lupa, Anda juga harus memiliki ROM untuk tablet Anda yang sesuai yang bisa diunduh di sini.

(jsn/ash)