Jawaban:
Kita mengenal istilah yang namanya multi tasking. Pada android, multi tasking ini real, sedang pada iOS istilahnya pseudo-multitasking, simplenya seperti pause-multitasking. Jadi selain aplikasi yang sedang kita buka, di belakang atau background, sebenarnya ada beberapa aplikasi lain juga sedang berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan pada iOS yang multitasking nya lebih dibatasi, tetap saja aplikasi social media akan tetap berjalan, setidaknya mengupdate notifikasi kalau ada pesan masuk. Bukan hanya aplikasi social media saja, aplikasi-aplikasi game, productivity tools, dll, secara berkala bisa juga berhubungan dengan server.
Selain itu, aplikasi-aplikasi bisa juga mengirimkan info ke pengembang atau developer untuk memberikan info statistik, misal lokasi pemakai aplikasi, berapa sering digunakan, seberapa sering crash dll, yang nantinya bisa digunakan pengembang untuk urusan perbaikan versi, update fitur, menambal kekurangan, marketing dll. Koneksi ke server yang terus menerus ini tentu saja membuat device akan mengeluarkan daya yang akhirnya membuat baterai smartphone akan lebih cepat habis.
Ada baiknya kalau device kita memiliki RAM dan kapasitas baterai yang terbatas, kita juga memilih untuk meng-install aplikasi yang lebih selektif. Karena sebagian dari kita terkadang senang menginstall banyak aplikasi, walau sebenarnya jarang sekali digunakan.
(jsn/ash)