Makin Banyak Teman di Dunia Maya = Makin Eksis?

KlinikINET

Makin Banyak Teman di Dunia Maya = Makin Eksis?

Konsultan: Dewi Widya Ningrum - detikInet
Kamis, 18 Feb 2016 12:36 WIB
Foto: GettyImages/Justin Sullivan
Jakarta - Apa benar semakin banyak teman seperti di Facebook, Twitter, Instagram atau akun sosmed lainnya maka kita akan dianggap eksis di dunia maya? (Dina)

Jawaban:

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, ada baiknya kita mencoba memahami lebih dulu seperti apa konsep pertemanan dulu dan sekarang.

Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, diakui atau tidak, telah mengubah cara kita dalam menjalin pertemanan. Dulu, kita mencari teman dengan cara bermain dengan anak tetangga sebelah rumah atau teman di sekolah dan organisasi yang kita ikuti. Di sini kita bertemu mereka secara langsung, berdialog, mengenali wajahnya bahkan kelakukan dan sifatnya.

Pertemanan seperti ini disebut dengan pertemanan nyata. Butuh waktu untuk saling mengenal. Terkadang kita juga bertengkar atau cek-cok dengan mereka, menghadapi ujian tersebut lalu menyelesaikan konflik yang ada. Anda juga bisa tahu siapa teman yang ada di saat susah, atau hadir hanya di saat senang.

Namun kini semua berubah.

Pertemanan sekarang tidak lagi dibatasi lingkungan rumah, sekolah atau organisasi saja. Berkat kehadiran teknologi dan internet, hadirlah situs pertemanan Facebook. Konsep pertemanan jadi berubah.

Kita dengan mudah bisa berteman dengan orang di berbagai benua, negara dengan beragam budaya dan etnis, hanya melalui jari-jari tangan Anda. Tiba-tiba teman yang masuk ke kehidupan Anda jumlahnya bertambah banyak.

Seiring membludaknya jumlah teman, kita pun merasa seolah-olah ingin terlihat sempurna dan baik di depan mereka. Hal ini kemudian akan mengubah kepribadian kita.

Perlu diketahui, orang yang kita kenal di dunia maya belum tentu sama karakternya saat ia tampil di dunia nyata.

Kembali ke pertanyaan di atas, seringkali remaja beranggapan bahwa semakin banyak teman di Facebook maka mereka dianggap makin eksis di dunia maya. Walhasil mereka menjadi asal add dan approve teman. Padahal bisa jadi seseorang yang Anda add atau approve tersebut akunnya palsu, yang dibuat untuk menjadikan Anda sebagai target objek pornografi atau pelecehan.

Karena itu, jangan terlalu percaya dengan teman yang baru dikenal di situs media sosial. Terlalu eksis di dunia maya juga berbahaya bagi kehidupan. Kualitas dan kepribadian Anda bisa berubah. Anda mungkin akan menciptakan realita yang semu. Anda seperti menciptakan dunia sendiri dan menjadi antisosial.

Orang yang Anda kenal secara online belum tentu sama karakternya saat ia tampil di dunia nyata. Teknologi memang mempermudah kita melakukan banyak hal, tetapi kita juga harus bijak dalam menggunakannya. (jsn/fyk)