Game yang pernah dikembangkan oleh Konami dan Hideo Kojima, Metal Gear Solid, akan diadaptasi menjadi sebuah film live-action. Film ini akan disutradarai oleh Zach Lipovsku dan Adam B. Stein.
Mereka merupakan orang hebat dibalik terciptanya film Final Destination Bloodlines. Menurut The Hollywood Reporter, Minggu (12/4/2026), duo tersebut membuat film ini sebagai bagian dari kesepakatan kerja sama dengan Sony Pictures.
"Zach dan Adam adalah pendongeng yang memukau, ahli dalam visual dan ketegangan, serta dua sutradara/produser paling mengesankan yang berkarya saat ini," kata Presiden Sony Pictures Motion Picture Group, Sanford Panitch, dalam sebuah pernyataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lipovsku dan Stein pun mengaku gembira dan merasa terhormat karena ditunjuk untuk menghidupkan karakter ikonik buatan Kojima. Menurut mereka, Metal Gear Solid sebuah mahakarya sinematik yang inovatif dan selamanya merevolusi game.
"Saat bekerja dengan beberapa tim Sony dalam setahun terakhir, kami sangat terkesan dengan tingkat kreativitas, pemikiran yang matang, dan semangat yang kami rasakan dalam setiap percakapan. Kami berbagi visi yang dimiliki Tom, Sanford, Peter, Louie, Kristine dan Damien, Ashley, dan seluruh tim Sony untuk menciptakan film-film spektakuler yang menghibur dunia," ujar Lipovsku dan Stein.
Meski begitu, keduanya belum membeberkan informasi terkait siapa aktor yang akan menjadi protagonisnya. Sedikit informasi, Oscar Isaac sebelumnya ditunjuk untuk membintangi Solid Snake yang disutradarai Jordan Vogt-Roberts. Namun untuk proyek kali ini masih belum diketahui siapa yang akan tampil.
Terkait film Metal Gear Solid ini akan diproduseri oleh Ari dan Avi Arad. Tim ayah-anak tersebut sebelumnya memproduseri adaptasi film live-action Borderlands dan Uncharted. Avi Arad, tentu saja, pernah memimpin Marvel Studios sebelum Kevin Feige mengambil alih.
Dan ya, film ini patut ditunggu, mengingat sepak terjang Lipovsku dan Stein dalam menggarap Final Destination Bloodlines. Film horor supranatural ini sukses meraup penghasilan USD 150 juta di seluruh dunia.
(hps/fyk)