Sony resmi menaikkan harga konsol PlayStation 5 secara global mulai 2 April. Kenaikan ini berlaku untuk semua varian, termasuk model standar, Digital Edition, hingga Pro.
Harga PS5 standar kini naik dari USD 549,99 menjadi USD 649,99 (sekitar Rp 10,3 juta dari sebelumnya Rp 8,7 juta). Sementara PS5 Digital Edition naik ke USD 599,99 (sekitar Rp9,5 juta), dan PS5 Pro kini dibanderol USD 899,99 (sekitar Rp14,2 juta).
Sony juga menaikkan harga perangkat PlayStation Portal dari USD 199,99 menjadi USD 249,99 (sekitar Rp 3,9 juta), demikian dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (28/3/2026).
Kenaikan ini menjadi yang kedua dalam waktu kurang dari setahun, setelah Sony lebih dulu menaikkan harga sebesar USD 50 pada Agustus lalu. Perusahaan menyebut tekanan ekonomi global sebagai alasan utama.
"Kami memahami perubahan harga berdampak pada komunitas kami. Setelah evaluasi menyeluruh, langkah ini diperlukan agar kami dapat terus menghadirkan pengalaman gaming berkualitas tinggi," tulis Sony dalam keterangan resminya.
Di wilayah lain, harga baru juga ikut disesuaikan:
UK
- PS5: £569.99
- PS5 Digital Edition: £519.99
- PS5 Pro: £789.99
- PlayStation Portal: £219.99
Eropa
- PS5: €649.99
- PS5 Digital Edition: €599.99
- PS5 Pro: €899.99
- PlayStation Portal: €249.99
Jepang
- PS5: ¥97.980
- PS5 Digital Edition: ¥89.980
- PS5 Pro: ¥137.980
- PlayStation Portal: ¥39.980
Namun sayangnya saat ini Sony belum mengungkap seberapa besar kenaikan harga konsolnya ini di Indonesia. Sony bukan satu-satunya vendor yang menaikkan harga konsol. Microsoft sebelumnya juga menaikkan harga Xbox Series X/S dan aksesori, sementara Nintendo menaikkan harga Switch di tengah kebijakan tarif baru di Amerika Serikat.
Kenaikan harga ini juga berkaitan dengan lonjakan biaya komponen, termasuk memori RAM. Laporan terbaru bahkan menyebut Sony tengah mempertimbangkan menunda peluncuran PlayStation generasi berikutnya ke 2028 atau 2029.
Simak Video "Sony Rilis PS5 Versi Slim, Tersedia November dan Lebih Mahal"
(asj/asj)