3 Alasan eSports Masuk Kategori Olahraga Menurut Kemenpora

3 Alasan eSports Masuk Kategori Olahraga Menurut Kemenpora

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 15 Jan 2021 17:30 WIB
Ilustrasi main game mobile
Mengapa eSports termasuk cabang olahraga? Foto: Shutterstock
Jakarta -

Banyak orang yang masih gagal tangkap mengapa eSports termasuk salah satu cabang olahraga. Menurut penjelasan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), ada tiga hal yang jadi alasannya.

"Kalau kita di-challenge, ditanya, apa sih persamaannya eSports itu dengan olahraga: eSports itu punya tiga fundamen olahraga," ucap Sekretaris Menpora yang saat ini masih menjabat Gatot S Dewa Broto, dalam acara Virtual Press Conference Garena Free Fire Master League Season III Indonesia, Jumat (15/1/2021).

Pertama, Gatot dan rekan-rekan di Kemenpora mendapati adanya unsur kompetitif. Kompetitif adalah salah satu yang menjadi acuan apakah sesuatu bisa dikatakan sebagai sebuah olahraga.

"Kedua ada unsur masalah sportivitas, mengakui bukan masalah menang atau kalah, tanpa adanya sportivitas orang akan cenderung anarkis, begitu," tambah Gatot dengan yakin.

Yang terakhir karena adanya unsur masalah achievement atau prestasi. Menurutnya, tidak mungkin orang yang sembarangan dengan badannya lemah dan tidak sehat akan mampu bermain berjam-jam untuk eSports. Belum tuntas di masalah kesehatan fisik, dari segi kesehatan emosional dan mental juga dibutuhkan loh karena banyaknya tekanan yang dihadapi atlet eSports.

"Jadi, unsur olahraga itu terpenuhi. Apa bedanya dengan olahraga konvensional? Itu sebabnya kami, Kemenpora, bersama komunitas eSports pada umumnya," tukasnya.

Kalau menurut kalian nih, detikers, mengapa sih eSports dapat dimasukkan dalam kategori olahraga? Atau justru kamu berpendapat sebaliknya? Coba bagikan pendapat kamu di kolom komentar, ya.



Simak Video "Sundul Langit! Cara Baru Olahraga Asik dari Kemenpora"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)