8 Pekerjaan yang Cocok untuk Gamer Sejati

8 Pekerjaan yang Cocok untuk Gamer Sejati

Irna Gayatri - Content Writer RRQ - detikInet
Senin, 28 Des 2020 16:40 WIB
Ilustrasi Esports
Pekerjaan untuk para gamer salah satunya jadi atlet esports (Foto: MPL Indonesia Season 5/RRQ)
Jakarta -

Kalau kamu suka main game, ada beberapa pekerjaan yang cocok nih. Kamu bisa kerja sesuai hobi dan dibayar pula. Asyik banget kan!

Inilah aneka pekerjaan yang bisa dipilih untuk para gamers sejati. Semoga menjadi inspirasi:

1. Pro player

Tentu ini adalah profesi yang pertama terlintas bagi para gamers yang berminat terjun ke dunia gaming yang kompetitif. Menjadi pro player bisa dibilang merupakan impian para gamers. Ya, kapan lagi bisa dibayar karena bermain game? Ditambah lagi, gajinya di Indonesia kini bahkan melebihi UMR.

Kini, banyak pro player muda yang usianya masih di bawah 20 tahun namun sudah memiliki penghasilan melebihi karyawan kantoran. Selain dari gaji bulanan, para pro player ini juga biasanya mendapatkan penghasilan tambahan dari streaming hingga hadiah turnamen. Tentu hadiah turnamen ini yang paling menggiurkan karena nilainya bisa ratusan ribu dolar.

2. Content creator

Buat yang lebih suka sharing tentang game yang dimainkan, kalian bisa jadi content creator yang streaming di YouTube, Twitch, Nimo TV, atau pun platform live streaming lainnya. Menjadi content creator tak bisa instan. Kalian harus membangun channel kalian dari awal dan rutin meng-upload konten yang unik agar bisa direkomendasikan dan ditonton banyak orang. Selain itu, kalian juga harus mempersiapkan konsep dan peralatan dengan matang supaya bisa menghasilkan konten yang berkualitas.

Banyak juga pro player esports yang banting setir jadi content creator. Penghasilan mereka tentunya tak perlu dipertanyakan lagi karena mereka yang sukses menjadi content creator mendapatkan penghasilan besar dari viewers dan ads. Tapi, untuk mencapai ke situ, kalian harus mulai dengan merancang persona, kemampuan editing video yang menarik, hingga mata yang jeli buat melihat konten yang sedang ramai.

3. Caster

Sosok di Balik Layar EsportsProfesi game caster (Foto: Stem List/RRQ)

Profesi lainnya di esports yang juga cocok untuk gamers adalah caster atau shoutcaster. Profesi ini tak lain adalah komentator dalam pertandingan esports. Tanpa adanya caster, pertandingan esports tak akan meriah dan seru. Pertandingan esports akan semakin seru dengan komentar dan seruan dari caster.

Di Indonesia, profesi shoutcaster sudah mulai dibutuhkan seiring dengan semakin banyaknya turnamen yang digelar setiap tahunnya. Shoutcaster ini juga bisa merangkap sebagai pembawa acara atau MC. Karena itu, kalau kalian punya kelebihan di bidang public speaking dan suka gaming, tak ada salahnya mencoba jadi shoutcaster. Penghasilan caster pun beragam, tergantung besarnya event yang diikuti hingga pengalaman sebelumnya.

4. Analis

Sosok analis ini bertugas memberikan analisis terhadap pertandingan yang telah berjalan. Dalam esports, sosok analis bisa disediakan oleh penyelenggara pertandingan maupun oleh tim yang bertanding. Analis seperti KB atau Wawa Mania langganan tampil di turnamen besar Mobile Legends Bang Bang hingga PUBG Mobile. Tugas mereka adalah memberikan pandangan terkait jalannya pertandingan sebelumnya, membahas strategi, hingga analisis pergerakan para pemain.

Sebaliknya, analis yang bekerja untuk tim esports bertugas menganalisis data pemain atau tim untuk meningkatkan performa mereka. Dengan analisis dari para analis, data statistik yang terkumpul bisa berubah jadi senjata untuk memperbaiki diri. Analis tim esports bisa mendapatkan data dari publisher hingga penyelenggara pertandingan. Data yang diambil pun bukan hanya data tim sendiri, melainkan juga tim lain untuk melihat sejauh mana perbedaan kemampuan mereka dan sejauh mana tim tersebut bisa berkembang untuk melampaui lawan-lawannya.

Halaman selanjutnya: game designer sampai tester...

5. Game designer

Di balik sebuah game yang keren dan sukses, ada game designer dengan konsep yang out of the box. Ide-ide yang mereka bawa menjadi dasar pengembangan sebuah game hingga akhirnya bisa berlanjut ke pengembangan alur cerita, karakter, dan hingga gameplay dan mengarahkan tim produksi untuk mengembangkan konsepnya. Game designer ini tentunya tak bekerja sendiri karena menciptakan sebuah game itu butuh kerja sama banyak pihak, termasuk writer, game artist, game programmer dan software developer, teknisi audio, hingga game animator.

Karena prospek pekerjaannya yang cukup baik, game designer ini cukup jadi incaran para gamers. Ditambah lagi kalau mau menjadi game designer di pengembang besar, tentu persaingannya sangat ketat. Karena itu, biasanya untuk menjadi game designer kamu mungkin perlu menambah pengalaman bekerja di luar bidang gaming terlebih dahulu, tapi yang masih berhubungan dengan profesi ini. Kalau sudah dapat pengalaman, peluang kamu jadi game designer akan lebih besar.

6. Video game tester

Pekerjaan Game TesterPekerjaan Game Tester Foto: (Unsplash/RRQ)

Mungkin salah satu pekerjaan impian para gamers selain menjadi pro player adalah menjadi video game tester. Sesuai namanya, profesi ini mengharuskan kamu mengetes gameplay sebuah game sebelum dirilis. Nantinya, kamu diminta memberi masukan hingga kritikan pedas terkait gameplay yang bisa ditingkatkan. Harapannya, dengan masukan dan kritikan dari video game tester, game bisa dinikmati publik dengan lebih sedikit keluhan dan tentunya sukses di pasaran.

Kalau kalian menganggap pekerjaan ini asyik, kalian perlu tahu bahwa video game tester bisa memainkan sebuah game ratusan hingga ribuan kali sampai benar-benar menemukan semua glitches atau bugs. Namun, mereka bisa dibayar mulai dari US$50,000 hingga US$70,000 untuk setiap game. Ada juga yang dibayar per jam dengan rate yang beragam. Untuk menjadi game tester, kalian harus berpengalaman memainkan berbagai jenis game dan tentunya ketelitian untuk menemukan 'kesalahan' dalam game.

7. Software developer dan game programmer

Selain game designer, profesi yang juga penting di industri gaming adalah software developer dan game programmer. Mudahnya, software developer dan game programmer inilah yang menuangkan konsep game designer dan memungkinkannya dimainkan dalam sebuah konsol. Mereka inilah yang membangun sebuah game sebagai 'tukang'.

Namun, tak hanya itu, mereka juga bertanggung jawab mengawasi kinerja keseluruhan, melakukan maintain berkala, hingga memastikan ketahanan dan keamanan game yang mereka kembangkan. Kalau kalian adalah gamers yang kuliah di jurusan TI, pekerjaan ini mungkin bisa jadi pilihan.

8. Writer

Ada juga lho, pekerjaan untuk gamers yang suka menulis. Yap, pekerjaan game writer ini biasanya dibutuhkan untuk game yang memiliki narasi dan alur yang mendalam. Game action-adventure, misalnya, membutuhkan narasi yang kuat untuk membangun gameplay-nya.

Bahkan, di The Game Awards pun ada kategori khusus Best Narrative yang diberikan kepada game dengan story terbaik. Biasanya, game writer akan bekerja sama dengan game designer dan voice over untuk menyampaikan ceritanya.

*Artikel ini merupakan kerja sama antara detikINET dengan Team RRQ.



Simak Video "Indonesia Akan Punya Training Center Khusus eSports"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)