Rabu, 18 Mar 2020 21:31 WIB

Suka Diremehin Jadi Gamer Wanita? Ini Kata Gamer Audrey FF

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikInet
Gamer (Foto: Reyhan Diandri Ghivarianto/detikcom)
Jakarta -

Menjadi seorang content creator bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi menjadi seorang content creator gaming, mengingat bahwa industri game di Indonesia masih dipandang sebelah mata oleh banyak pihak.

Ridha Audrey atau yang lebih dikenal Audrey FF, salah satu content creator gaming mengungkapkan pada awalnya banyak hal yang menghambat dirinya untuk menjadi seorang gamer. Mulai dari orang tua hingga cibiran dari para gamers cowok.

"Aku tuh sering dimarahin sama orangtua karena sehari-hari cuma main game, lalu kita (gamers cewek) itu sering dianggap parasit oleh gamers cowok," ungkap Audrey dalam acara Waktu Indonesia Bikin Konten, di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

"Aku beruntung, dulu aku menemukan komunitas gaming wanita, kemudian sering main bareng dan akhirnya bikinlah tim profesional. Nah dari situ aku mulai menangin beberapa turnamen kemudian jadi content creator live streaming game setelah pensiun saat ini," ujar Audrey.

Menurutnya, untuk menjadi seorang content creator gaming atau streamer game butuh juga melihat kesempatan yang ada. Audrey pun mengungkapkan pada awalnya ia menemukan komunitas gaming wanita secara tidak sengaja.

Setelah bercerita perjalanannya sebagai content creator, Audrey membagikan tips agar konten video lebih menarik perhatian. Selain itu ia juga memberikan beberapa hal yang penting untuk disiapkan.

"Pertama harus main bareng dengan teman, saat main bareng kita tuh punya chemistry sehingga bisa menemukan momen-momen lucu. Nah, dari momen-momen lucu atau konten lucu itu ternyata bisa menjadi konten yang menarik untuk ditonton oleh banyak orang," ungkap Audrey.

Audrey menjelaskan juga, bahwa isi dari konten bisa mencari yang sedang viral saat ini. Usahakan juga agar bisa memiliki persiapan yang baik dari segi perangkat untuk membuat konten.

"Selain itu buatlah konten yang sedang viral, seperti KKN Desa Penari atau aplikasi Joget. Tentunya persiapan seperti alat-alat elektronik pendukung video juga penting, contohnya PC gaming, mic, dan webcam," jelas Audrey.

Audrey pun mengungkapkan sebuah perangkat elektronik yang sering rusak saat membuat video. Tak cemas, ia pun bilang akan membelinya lewat Shopee.

"Paling sering rusak sih mouse soalnya kan suka marah-marah pas kita main dan bikin video. Nanti aku beli deh lewat Shopee," ujar Audrey.

Audrey menutup ceritanya dengan menjawab pertanyaan terakhir seputar kampanye 4.4 Mega Elektronik Sale dari Shoppe yang sedang berjalan.

"Senang banget pastinya apalagi aku kan lagi bikin konten tentang merakit PC sekarang, pasti diskonnya gede dan barang elektronik yang ada di kampanye Shopee ini bakalan aku beli," pungkas Audrey.



Simak Video "Bersanding dengan CR7, Didi Kempot Jadi Brand Ambassador Shopee"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/fay)