Minggu, 21 Jul 2019 13:05 WIB

3 Hal dari Statistik Hasil Qualifier TI9 Dota 2

Tim Aegis - detikInet
Turnamen akbar The International Dota 2. (Foto: Jeff Vinnick/Getty Images) Turnamen akbar The International Dota 2. (Foto: Jeff Vinnick/Getty Images)
Jakarta - Usai sudah Qualifier The International (TI) 9 Dota 2. Sudah ada enam tim yang berhasil meraih tiket ke Playoff TI di Shanghai.

Keenam tim tersebut terdiri dari:
1. Asia Tenggara dan Sekitarnya: Mineski
2. Amerika Selatan: Infamous
3. Eropa: Chaos Esports
4. China: Royal Never Give Up
5. Rusia dan sekitarnya: Natus Vincere


Perlu diketahui juga, sebelum qualifier terdapat dua mini update/patch yang dikeluarkan oleh Icefrog. Sebelum qualifier, icefrog dan Valve mengeluarkan patch 7.22d dan setelah qualifier ada patch 7.22e yang menyusul.

Dengan demikian ada kemungkinan bakal ada sedikit perubahan meta pada saat perhelatan The International, ajang akbar eSport Dota 2, berlangsung pada bulan Agustus mendatang di Shanghai, China.

5 Hero Favorit Pro Player

Melirik statistik dari DatDota, terindikasi bahwa 5 hero yang masuk di sini bahkan bisa jadi satu draft lengkap untuk dipertandingkan dalam Dota. Lihat saja ada Ember sebagai midlaner, Wraith King sebagai carry, Centaur sebagai Offlaner, dan Duo support 4 - 5 Spirit Breaker & Grimstroke.

Gimana, pas banget kan? Lima hero yang sering di-pick dan benar-benar cocok di-rolenya -- jarang terjadi di dunia Dota 2.

Khusus Ember Spirit, hero ini merupakan hero yang di-buff secara perlahan oleh Icefrog. Buff terbesarnya muncul ketika Icefrog memperkenalkan Aghanim untuk Ember Spirit. Dengan Aghanim, Ember jadi semakin lincah dan punya kekuatan untuk keluar masuk pertempuran dengan mudah.




Wraith King merupakan salah satu hero yang mendefinisikan meta di patch 7.22d. Dikarenakan banyak hero carry agi yang di-nerf dan adanya opsi baru dari phase boots, hero carry STR makin populer. Beberapa hero seperti Sven, Bristleback, dan Wraith King mulai bermunculan di meta kompetitif.

Wraith King sendiri sangat diminati karena punya skill set yang sangat cocok dengan meta sekarang di mana farming kian susah. Hero ini bisa menggunakan tengkoraknya untuk ngepush dan farm hutan musuh. Plus, hero ini merupakan hero natural pemakai midas. Seperti yang kita ketahui, midas adalah item utama farming untuk core dan salah satu item meta di patch ini.

Untuk hero lain, tidak banyak berubah. Meta kali ini memang berfokus pada early game dan tanky offlane. Offlane yang bisa membawa item aura dan item defensif untuk timnya bakal lebih sering digunakan. Belum lagi untuk Centaur yang memiliki skill ultimate yang bisa digunakan untuk inisiasi dan keluar dari pertempuran dengan mudah. Sedangkan untuk kedua support ini mempunyai kelebihan di early game sehingga mampu membantu tim untuk snow balling ke mid game.

3 Hal dari Statistik Hasil Qualifier TI9 Dota 25 Hero favorit di TI Qualifier 2019. (Dok:DatDota)


5 Hero dengan Winrate Tertinggi

Penasaran dengan hero-hero imba yang sering mengantarkan pro player memenangi qualifier? Nah, di sini ada daftar lima hero dengan win rate tertinggi yang bisa kamu gunakan untuk climb rank di public lho. Tetapi ingat salah satu hero di sini, yaitu Axe, belum di-nerf di patch 7.22d. Di patch 7.22e Axe terkena nerf tidak langsung oleh Icefrog, yang melakukan nerf pada double stout shield sehingga Axe tidak bisa dengan mudah lagi memblok laju creep di depan.

Selain axe, Beast Master merupakan satu hero yang juga ditakuti lawan. Ia punya skill set yang mampu membantu timnya bergerak dengan vision lebih baik. Ditambah dengan ultinya yang mampu menembus BKB atau spell immunity, hero ini sangat berbahaya bagi carry-carry di fase late game. Sebagai hero STR, Beast Master juga berpotensi tinggi untuk menjadi tanker dan membawa item-item aura bagi timnya. Oleh karena itulah Beast Master menduduki peringkat yang cukup tinggi dari persentase win rate.




Dari segi support, menurut penulis, semua hero support di sini punya beberapa kesamaan yaitu semuanya sama-sama di posisi 4. Ketiga hero ini mempunyai kemampuan farming yang lumayan dan juga bisa scaling hingga late game. Tak heran Dark Willow, Nyx Assassin, dan Tiny menjadi pilihan yang solid bagi tim untuk menguasai pertandingan.

3 Hal dari Statistik Hasil Qualifier TI9 Dota 25 Hero Dengan Win Rate tertinggi di TI Qualifier 2019. (Dok: DatDota)

Komposisi Laning Paling Sukses di Qualifier TI 9

Statistik komposisi laning memang jarang diulas oleh beberapa analis. Tetapi kali ini penulis coba melihat bagaimana pemain dan tim pro melakukan pilihan dalam menempatkan laningnya dan berapa persentase kemenangannya.

Satu hal yang menarik, rata-rata untuk patch kali ini tim pro lebih memilih untuk meninggalkan carry-nya dan fokus untuk membantu offlaner maupun midlane.

Di samping itu, dari kelima data di sini satu hal yang konsisten adalah kebanyakan support tidak mengganggu jalannya one on one di mid lane seperti pada TI-TI sebelumnya.




Yang kedua, win rate tertinggi 54.79% dipegang oleh komposisi tim dengan 2 safe lane, 2 offlane, dan 1 mid lane. Ini merupakan komposisi standar dan hanya berbeda sedikit winratenya dengan komposisi selanjutnya yang lebih rendah sedikit yaitu 53.23%.

Overall, dalam patch kali ini peran support dalam mendukung laning offlane dan safelane sangatlah penting. Hal ini terbukti dengan rendahnya win rate bagi 2 support yang roaming yaitu hanya 39,02%.

3 Hal dari Statistik Hasil Qualifier TI9 Dota 2Komposisi Laning Paling Sukses. (Dok: DatDota)


------

Buat kalian yang ingin ikut berkontribusi di dunia esports Indonesia, yuk gabung sebagai coach atau content creator di Aegis. Nggak kalah seru juga kalau kamu Ingin lebih jago di game favoritmu. Yuk gabung dengan AEGIS, First Indonesia Educational Esports Platform!

Kunjungi
AEGIS (Akademi Esports Indonesia)
www.ae-gis.id
Instagram : aegis.gg
Facebook: @aegis.id


Simak Video "Acer Gelar Pertarungan DOTA 2 dan PUBG Berhadiah USD 400.000"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/krs)