Kamis, 13 Jun 2019 15:52 WIB

Hidup Seimbang ala Nintendo Usai Saham Merosot karena Game

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Valuasi Nintendo merosot lebih dari USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun setelah mereka memastikan game Animal Crossing: New Horizons tak akan dirilis sebelum Maret 2020. Apa pembelaan Nintendo?

Menurunnya valuasi Nintendo ini setelah harga saham mereka merosot 3,5% di Tokyo. Penyebab lainnya adalah Nintendo tak mengikuti tren game streaming yang tengah naik daun ataupun tak meluncurkan atau sekadar memamerkan Switch anyar di ajang Electronic Entertainment Expo (E3) 2019.

Nintendo tapi punya pembelaan menarik soal tertundanya peluncuran game Animal Crossing. Yaitu mereka ingin membuat semua orang bahagia. Lho, apa hubungannya?




"Bagi kami, salah satu tujuan utama kami adalah menghadirkan senyum di wajah orang-orang, dan kami terus membicarakan hal tersebut," ujar Presiden Nintendo of America Doug Bowser.

Menurut Bowser, tujuan Nintendo itu tak cuma berlaku untuk konsumen, melainkan juga untuk para pegawainya. Para pegawai Nintedo, menurut Bowser, harus mempunyai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan sehari-harinya.

Jadi, Nintendo tak mau memaksakan sebuah game yang belum siap untuk hadir di pasaran dengan mengorbankan pegawainya yang harus bekerja lembur, demikian dikutip detikINET dari Nintendowire, Kamis (13/6/2019).


(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed