Kamis, 09 Mei 2019 10:42 WIB

Laporan dari Shanghai

Kisah Atlet PUBG Mobile Indonesia Latihan Sampai Lupa Makan

Danang Sugianto - detikInet
Arena PUBG Mobile Club Open 2019. (Foto: Danang Sugianto/detikINET) Arena PUBG Mobile Club Open 2019. (Foto: Danang Sugianto/detikINET)
Shanghai - Lima tim PUBG Mobile dari Indonesia tengah bertarung di PUBG Mobile Club Open (PMCO) 2019. Sebelum itu, mereka pun telah rutin berlatih mati-matian terkadang sampai lupa makan.

Kelima tim dari Tanah Air itu adalah Bigetron, Victim Esports, Evos Esports, WAW Esports, dan Onic Esports. VSPN Esport Arena di Shanghai, China, menjadi arena mereka menghadapi para atlet esport lain di tim-tim lawan pada PMCO 2019 tahapan Asia Tenggara.




Persiapannya bagaimana? Simak penuturan Herli Juliansah, kapten Evos Esports, yang menuturkan timnya rutin berlatih hampir setiap hari tanpa mengenal kata libur.

"Karena kalau sudah enggak main dua hari aja udah beda mainnya. Jadi harus dirutinin. Kita enggak pernah libur main PUBG," ujarnya kepada detikINET.

Kisah Atlet PUBG Mobile Indonesia Latihan Sampai Lupa MakanFoto: Danang Sugianto/detikINET

Tim Evos minimal berlatih 2-3 jam per hari. Seringkail malah mereka latihan sampai lupa waktu sehingga cuma tidur 6 jam dalam sehari.

PUBG Mobile sendiri menerapkan batasan maksimum bermain secara berturut-turut selama 6 jam. Jika sudah mencapai batas maksimum itu biasanya pemain mendapatkan peringatan untuk istirahat dan tak lagi bisa lanjut main.




"Tapi kalau sudah 6 jam, ya, kita tungguin aja 15 menit, abis itu bisa main lagi. Kita pernah juga sampai lupa makan," kata Herli.

Beda lagi menu latihan dari tim Victim Esports. Mereka punya jadwal rutin berlatih bersama selama 3 jam dari pukul 7 malam hingga 10 malam, dari Senin hingga Jumat. Akhir pekan mereka libur, walaupun acapkali itu jadi sekadar formalitas.

Kisah Atlet PUBG Mobile Indonesia Latihan Sampai Lupa MakanFoto: Danang Sugianto/detikINET

"Itu yang wajib, kita dikasih istirahat sama manajemen. Tapi kalau main sendiri kadang bisa sampai 14 jam," ujar tim tersebut.

Sementara itu, tim Bigetron mengaku ada yang sedikit mengganjal dalam persiapannya menghadapi PMCO 2019 lantaran urusan perangkat. Smartphone yang biasa mereka pakai saat latihan berbeda dengan smartphone wajib dalam PMCO 2019.

"Jadi jadwal latihan kita agak kurang. Kita enggak dapat perangkat yang harus dipakai saat turnamen. Kalau tim negara lain sudah dapat dari sebelumnya. Kita enggak, baru di sini aja kita bisa latian. Rasanya beda, beda spek dan gameplay-nya," kata Leader Bigetron Robby Mahardika Saputra.

Kisah Atlet PUBG Mobile Indonesia Latihan Sampai Lupa MakanFoto: Danang Sugianto/detikINET


(das/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed