Jumat, 26 Apr 2019 11:28 WIB

IGPL Mobile Legends Masuk Babak 16 Besar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. IGPL Foto: Dok. IGPL
Jakarta - Turnamen Indonesia Gold Pro League (IGPL) sudah memasuki 16 besar Divisi Mobile Legends. Hadiah uang tunai sebesar Rp135 juta sudah disiapkan bagi para pemenang, di mana Juara 1, 2, dan 3, secara berturut-turut akan mendapatkan Rp50 juta, 35 juta, dan 20 juta.

Dibuat khusus untuk gamers Indonesia, IGPL Divisi Mobile Legends diikuti oleh 64 tim yang berasal dari seluruh penjuru negara. 8 tim di antaranya merupakan tim e-Sport profesional Indonesia. Sebut saja Team NXL>, SFI Critical, FKG e-Sport, Victim e-Sport, Saints Indo, Saints Reiga, REV LOUVRE, dan tim pro pendatang, 6PM.

"Banyak sekali hidden gem (bakat terpendam) yang kami temukan melalui IGPL baik di Divisi PUBG Mobile maupun Mobile Legends. Kami melihat banyak tim daerah yang memiliki kemampuan yang mumpuni", ungkap Chris Zainal, Event Operation Manager IGPL 2019 dalam keterangan yang diterima detikINET.

Tim 6PM contohnya, merupakan tim yang terdiri dari karyawan swasta di Jakarta. Diawali dari rutinitas bermain Mobile Legends setiap jam 6 sore (setelah sepulang kerja), mereka mengikuti IGPL untuk mengasah kemampuan bertanding mereka. Dan saat ini mereka merupakan salah satu tim yg akan bertanding di babak 16 besar IGPL Divisi Mobile Legends.

"Kami berlima awalnya hanya bermain untuk melepas penat setelah seharian kerja di kantor. Setiap kali bermain kami mengatur strategi, belajar dari kesalahan, sekedar untuk tidak kalah dari pertandingan. Ketika kami mendengar tentang IGPL, kami ingin mengukur kemampuan kami dan alhamdulillah kami masih bertahan di posisi 16 besar", ujar Arif Zakimu Barak, ketua tim 6PM.

Pertandingan Divisi Mobile Legends akan terus berlangsung sampai tanggal 5 Mei 2019, setiap Hari Kamis - Minggu, pukul 18.00WIB - 21.30WIB, disiarkan secara langsung dan eksklusif oleh aplikasi live streaming BIGO LIVE dan Cube TV.

"Melalui IGPL, BIGO Group (BIGO LIVE dan Cube TV) ingin terus mendorong anak bangsa untuk membuktikan bahwa gaming bukanlah hal yang harus dihindari. Kami berjalan sejalan dengan pemerintah untuk terus mendukung industry eSport Indonesia. Kalau pemerintah melalui Kemenpora sudah membuat pusat latihan untuk atlet eSport, setidaknya ini yang dapat kami lakukan", jelas Aswin Atonie, Head Marketing BIGO Group Indonesia. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed