Jumat, 08 Sep 2017 17:20 WIB

Kenapa Tim Mobile Legends Indonesia Keok di Asia Tenggara?

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Sangat disayangkan dua tim profesional Mobile Legends asal Indonesia, yakni Elite8 Esports dan Saints Indo gagal menjadi juara di rumahnya sendiri. Kepada detikINET, kedua tim ini mengungkapkan alasan, mengapa bisa keok dalam turnamen.

Menurut pendapat Saints Indo, tim yang menjadi juara pertama dalam turnamen Mobile Legends South East Asia Cup (MSC) 2017 regional Indonesia ini mengaku bahwa strategi yang dilancarkan musuh cenderung berat. Mereka pun tak bisa mengantisipasi serangan.

"Mereka punya strategi sendiri yang belum kami pelajari. Tapi, sempat di game kedua kami hampir bisa menyeimbangi, sudah mengerti pola permainan mereka," ujar Founder Saints Indo Daylen ketika dihubungi via telepon.

Daylen pun mengakui bahwa mereka jarang bertemu dengan Impunity dan Solid Gaming Alpha yang menjadi lawan di turnamen. Hal ini karena memang menurut Daylen berbeda server.

Sementara itu, dari tim Elite8 Esports yang juga gagal di kejuaraan malah mengakui bahwa tim mereka jarang latihan. Informasi ini dibeberkan sendiri oleh perwakilan manajemen Elite8 Esport Yosep ketika ditemui detikINET seusai konferensi pers turnamen Vainglory beberapa waktu lalu.

Elite8 Esports ketika menjadi juara dua MSC 2017 Indonesia.Elite8 Esports ketika menjadi juara dua MSC 2017 Indonesia. Foto: istimewa

"Mereka kendala di jarang latihan. Karena koneksi internetnya buruk di berbagai tempat. Jadi kan tim Elite8 Esports punya anggota yang tersebar di beberapa kota, ketika ingin latihan mereka harus pergi ke cafe dan sebagainya," ujarnya.

Selain faktor jarang latihan, ada satu faktor yang disesalkan, yakni ketika permainan dihentikan (pause) untuk beberapa saat. "Nah itu hilang momentum. Hilang momentum itu bahaya. Ketika sedang bersemangat, tiba-tiba saja..tess! Selesai sudah," pungkas Yosep. (mag/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed