Seperti yang disampaikan oleh pengamat game dari Gamespot, dikatakan daya tarik kedua game sepakbola paling laris itu terletak pada gameplay-nya masing-masing. FIFA 15 dianggap lebih menyodorkan permainan yang cepat, penuh aksi, dan mudah bikin gol.
Atas dasar itu pengamat mengatakan FIFA 15 diibaratkan seperti liga Inggris. Karena liga paling diminati di dunia itu memang kerap menyuguhkan tempo permainan cepat, dan juga penuh aksi. Ditambah lagi kadang dalam sebuah pertandingan bisa tercipta banyak gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi mencapai hal itu, kesolidan sebuah tim di PES 2015 merupakan faktor yang penting karena pergerakan tiap pemainnya bakal mempengaruhi tiap serangan ataupun strategi yang dilakukan. Pengamat menyebut PES 2015 seperti liga Spanyol yang memang sarat strategi permainan.
Hal itu sebenarnya selaras dengan tujuan Konami saat merilis PES 2014 tahun lalu. Saat itu Konami ingin PES 2014 hadir seperti sebuah game simulasi sepakbola. Jadi tak sekadar bermain, juga dibutuhkan strategi yang baik untuk memenangkan pertandingan.
Sayangnya karena tujuan itu, PES 2014 justru mengorbankan keasyikan bermainnya karena gameplay jadi kurang lincah. Ini yang disesalkan banyak gamer, alhasil game ini merosot popularitasnya karena banyak gamer yang lebih memilih bertahan memainkan PES 2013.
Pihak Konami sendiri telah mengakui kesalahannya itu dan menjanjikan gameplay yang lebih baik pada 2015. Dan sepertinya itu terbukti karena PES 2015 yang baru dirilisnya mendapatkan banyak tanggapan positif di berbagai review.
Jadi pilih mana? Ingin main cepat ala liga Inggris di FIFA 15 atau bermain penuh strategi ala liga Spanyol dengan PES 2015. Keputusan ada di tangan gamer.
(yud/ash)