Michael Pacther, analis dari Wedbush menyatakan bahwa pemotongan harga jual ini mutlak diperlukan mengingat serbuan dari Nintendo DS sebagai pesaing utama. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Nintendo DSi versi raksasa pun siap dilepas ke pasar.
Bahkan, iPhone yang notabene berasal dari segmen berbeda juga dianggap sebagai suatu ancaman bagi PSP. Memang, iPhone bukanlah konsol game melainkan sebuah ponsel. Namun yang harus diingat adalah perangkat besutan Apple itu bukanlah ponsel biasa, karena bisa memberikan fitur hiburan yang menarik dalam genggaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir Sony sedang berjalan ke tembok dalam bersaing di sektor konsol genggam," ujar Pachter dikutip detikINET dari Tg Daily, Selasa (30/3/2010).
Sehingga, lanjutnya, dirasa perlu bagi Sony untuk memangkas harga jual PSP dan game-game yang berjalan di atasnya agar persaingan menjadi lebih kompetitif.
"Menurut saya mereka telah melakukan strategi brilian ketika melakukan positioning bagi PSP untuk kalangan orang dewasa. Sebab, DS lebih ditujukan untuk anak-anak dan remaja karena lebih mendorong game dari film kartun seperti Pokemon. Namun Sony memasukkan Grand Theft Auto untuk merengkuh gamer yang lebih dewasa," pungkas Pachter.
Lalu bagaimana tanggapan Sony, mau kah mereka memangkas harga jual PSP? Sayangnya, raksasa elektronik asal Jepang tersebut masih belum memberi komentar.
(ash/faw)