Hal itu terungkap dalam wawancara Gamasutra dengan dua pentolan Blizzard, Samwise Didier dan J. Allen Brack. Seperti dikutip detikINET dari CVG, Selasa (22/12/2009), Blizzard menegaskan diri sebagai perusahaan yang tidak anti-konsol.
Memang, selama ini game besutan Blizzard (yang kini telah bergabung dengan Activision) adalah untuk PC. Produk paling terkenal dari perusahaan ini adalah seri Warcraft dan World of Warcraft serta Starcraft.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak seperti PC, pasar konsol memang relatif terpecah-belah. Saat ini setidaknya ada tiga konsol utama yang masing-masing menjanjikan pasar cukup besar: Nintendo Wii, Microsoft Xbox 360 dan Sony PlayStation 3.Β
Dari kacamata pengembang, membuat game untuk masing-masing konsol butuh waktu dan tenaga yang bisa jadi sama besarnya. Ini berbeda dengan mengembangkan game untuk PC yang praktis hanya terfokus pada satu platform saja: PC berbasis Microsoft Windows.
Brack mengatakan perusahaannya adalah perusahaan yang terdiri dari para gamer. Sehingga bukan tidak mungkin mereka akan membuat game untuk berbagai platform. "Saya punya dua konsol di rumah. Sam juga punya beberapa. Budaya kami adalah gamer. Suatu hari nanti, kami pasti akan membuat game konsol. Saya yakin akan hal itu. Ini hanya soal game apa yang akan dibuat. Game apa yang paling masuk akal?" ujarnya. (wsh/wsh)