Kepala Kepolisian Jerman, Heini Schmitt, mengatakan peran game dengan muatan kekerasan dalam insiden yang terjadi di Winnenden, Jerman, tak bisa diabaikan. Schmitt pun yakin, melarang peredaran game dengan muatan kekerasan sebaiknya dilakukan.
"Dunia tak akan kekurangan apapun jika tak ada lagi game 'pembunuh'," ujar kepala Hessen German Police Union itu seperti dikutip detikINET dari Joystiq, Selasa (24/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih terkait dengan tragedi di Winnenden, retailer di Jerman juga telah menghentikan penjualan judul-judul game tertentu. Toko Galeria Kaufhof, bagian dari jaringan Metro Group, telah memutuskan tak akan menjual dan menyimpan game dengan rating 18 tahun ke atas.
Tragedi di Winnenden, Jerman, menyebabkan kematian 15 orang. Pelaku, Tim Kretschmer, disebut sebagai penggemar game Counter Strike dan baru saja memainkan game Far Cry 2 malam sebelum pembunuhan.
(wsh/wsh)