Dikutip detikINET dari AFP, Selasa (24/2/2009), para gamer awalnya diberi dana satu triliun dollar. Dana raksasa tersebut dimanfaatkan pemain untuk menyelamatkan ekonomi AS sebelum krisis ekonomi total menyerang.
Dalam game, para CEO (Chief Executive Officer) perusahaan bakal bermunculan di kota New York untuk meminta dana bantuan pada pemain. Di samping itu, juga ada sekumpulan penduduk yang juga meminta bantuan keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi yang dilakukan para pemain bakal menentukan apakah ekonomi Amerika bisa tertolong atau tidak. Menurut kreatornya, game ini ditujukan agar pemain menghukum orang-orang tamak yang menghancurkan ekonomi Amerika.
(fyk/faw)