Tidak seperti seri sebelumnya, dalam game ini pemain tidak lagi berperan sebagai Jack melainkan sebagai Big Daddy. Bagi para pemain Bioshock, mungkin nama Big Daddy tidaklah asing, ia merupakan salah satu tokoh antagonis yang ada dalam seri terdahulu.
Sekilas, ketika dijajal detikINET, dari segi grafis Bioshock 2 tidak mengalami perubahan yang sangat signifikan. Justru yang sangat terasa adalah sistem pertarungannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mejatuhkan lawan pun terdapat berbagai cara, bisa dengan memukulkan bor tersebut atau ingin yang lebih kejam yakni dengan cara menancapkan mesin bor yang sedang berputar ke tubuh lawan.
Sangat sadis dan brutal memang, terlebih lagi banyak terdapat cipratan darah yang berhamburan, hal tersebut tentunya makin membuat game ini terlihat sadis dan tidak bersahabat untuk anak-anak.
Selain mesin bor, Big Daddy juga memiliki beberapa senjata lain yang tidak kalah mematikan. Apa saja senjata 'sang ayah'? dan bagaimana sepak terjang Big Daddy dalam Bioshock 2? Nantikan review selengkapnya di detikINET.Β Dalam mereview game ini, detikINET menggunakan sistem berbasis: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Digital Alliance GTX 275, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, ASUS VH226 dan sistem operasi Windows 7 Β
(eno/wsh)