Kamis, 10 Nov 2016 08:44 WIB

Tips Fotografi

Memaksimalkan Efek HDR Secara Elegan

Ari Saputra - detikInet
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Pada era film terdapat teknik bracketing yang memotret satu subjek dengan 3 atau 5 exposure berbeda. Dari paling gelap hingga paling terang (over exposure). Nantinya, semua frame itu disatukan menjadi satu lembar foto yang proporsional, tidak ada yang over ataupun yang under.

Pada era digital, penggunaan bracketing masih dilakukan. Hanya saja penggabungan sejumlah frame digantikan oleh piranti lunak. Teknik itu dikenal sebagai foto dengan rentang exposure yang tinggi dan dinamis (High Dynamic Range/HDR).

Saat ini, beberapa software yang canggih dan mahal tidak memerlukan 3 atau 5 foto untuk membuat HDR. Cukup selembar saja, maka foto HDR bisa diolah dengan apik.

Salah satu piranti lunak itu yakni NIK Collection yang sudah menggratiskan plug in HDR sejak triwulan pertama 2016. Kata gratis tersebut berarti cukup mendownload secara legal, tidak perlu bayar, dan langsung menjadi plug-in di software pengolah foto seperti Lightroom atau Photoshop.

Lokasi plug-in efek HDR di photoshop usai diunduh gratis.Foto: Ari Saputra/detikINET
Lokasi plug-in efek HDR di photoshop usai diunduh gratis.

Dengan kemudahan tersebut, saya mencoba merestorasi beberapa foto sebelum 2016 menjadi lebih detil, menonjol dan dinamis. Seperti pada foto cityscape Salzburg Swiss, saya mengotak-atik sehingga menghadirkan garis, tekstur, bentuk dan warna yang lebih eklektik.

Landscape Salzburg, Swiss dijepret dengan mode Manual dan diolah menjadi HDR di komputer.Foto: Ari Saputra/detikINET
Landscape Salzburg, Swiss dijepret dengan mode Manual dan diolah menjadi HDR di komputer.

Trik serupa saya pakai untuk foto landscape yang saya ambil dari Kastil Neuschwanstein, Jerman. Perubahan mencolok terlihat dalam urusan exposure, warna, detil, bentuk dan bangun imajinasi yang lebih menggugah.

Sekali lagi, metode itu diperoleh dari selembar foto saja, tidak perlu menjepret 3 atau 5 lembar frame foto seperti sebelumnya. Memotret pun menjadi lebih menyenangkan tanpa harus berfikir trik bracketing yang memerlukan kesabaran dan alat tripod.

Pun demikian tidak semua foto yang saya ubah menjadi format HDR bisa tampil elegan. Beberapa file terlihat plain dan tak cocok untuk diubah dalam format HDR.

Berikut tips untuk memperoleh foto HDR yang elegan, menarik dan proporsional:

Pertama, pilih foto dengan kadar exposure paling kontras. Misalkan foto yang menghadirkan suasana indoor dan outdoor. Di indoor biasanya lebih gelap karena dibandingkan outdoor dengan cahaya matahari melimpah. Perbedaan exposure ini yang bakal membuat foto HDR akan lebih mudah diolah.

Pilihan-pilihan HDR yang bisa diubah secara custom sesuai selera. Foto: Ari Saputra/detikINET
Pilihan-pilihan HDR yang bisa diubah secara custom sesuai selera.

Kedua, cari foto dengan tekstur, bentuk, garis dan warna yang paling beragam. Semakin kaya tekstur dan elemen, maka antar elemen foto akan saling mengisi peran, ramai, dinamis dan variatif tanpa harus kehilangan cerita utama. Sebaliknya, hindari foto yang menghadirkan negatif space cukup banyak. Negatif space membuat foto HDR terasa plain dan monoton.

Penggunaan efek HDR pada foto landscape dan cityscape.Foto: Ari Saputra/detikINET
Penggunaan efek HDR pada foto landscape dan cityscape.

Ketiga, jepretlah dengan sedikit under exposure setidaknya sampai lightmeter turun satu stop. Rumus satu stop ini tidak berlaku universal namun kondisional sampai tidak ada warna putih yang menonjol. Sebab, warna putih tidak bisa diotak-atik menjadi warna lain di plug in. Akan berbeda nasibnya jika warna putih diturunkan menjadi sedikit abu-abu, maka masih bisa diolah dengan HDR effect.

Penggunaan efek HDR pada foto model (portrait) dan arsitektur.Foto: Ari Saputra/detikINET
Penggunaan efek HDR pada foto model (portrait) dan arsitektur.

Keempat, bijak-bijaklah membuat seberapa kuat drama yang ingin dihadirkan dengan teknik HDR. Cukup sesuai kebutuhan, jangan sampai berlebihan sehingga terlihat over acting bagi audience. Namun Anda bisa mengabaikan tips keempat ini jika bertujuan sebaliknya: menonjolkan yang terlihat dengan gaya hiperealitas dan simulatif.

Selamat mencoba! (Ari/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.