Rabu, 25 Sep 2019 18:40 WIB

Sistem Kamera Phase One XT Rp 800 Jutaan Diluncurkan di Indonesia

Enche Tjin - detikInet
Foto: dok. Enche Tjin Foto: dok. Enche Tjin
Jakarta - Pada tanggal 20 September 2019, Prima Imaging selaku distributor resmi kamera Phase One meluncurkan sistem kamera terbaru yang dinamakan Phase One XT di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat

Singkatan XT ini sendiri berasal dari slogan baru Phase One yaitu Seek eXTraordinary. Sistem Phase One XT ini terdiri dari digital back IQ4 yang merupakan otak dari kameranya yang berisi image sensor, processor, layar, dan antarmuka kamera. Ukuran sensor yang digunakan IQ4 ini 2.5X lebih besar dari format kamera full frame (35mm format), dan 1.5X lebih besar dari crop sensor medium format.

Phase One XTPhase One XT Foto: Dok. Enche Tjin


Phase One selama ini terkenal di kalangan fotografer karena kualitas gambarnya yang terdepan karena mengunakan sensor full frame medium format (53.7×40.4mm) dengan resolusi gambar tertinggi pada zamannya.

Pada tahun 2015 yang lalu, Phase One meluncurkan sistem Phase One XF (Infinity platform) sebuah sistem modular yang terus berkembang teknologinya. Sistem XF memiliki arsitektur menyerupai SLR, yang memiliki cermin dan jendela bidik optik sehingga ukurannya agak besar dan berat, maka itu biasanya digunakan di dalam studio atau digunakan dalam tim untuk produksi fotografi komersial high-end.

Sistem Phase One XT ini menawarkan paket yang lebih kompak dan ringan, karena mengunakan sistem mirrorless, artinya kameranya tidak memiliki cermin, dan hanya berbentuk frame yang menghubungkan antara modul digital back dengan modul lensa.

Digital Back IQ4


Otak dari sistem kamera ini adalah digital back IQ4 yang bisa ditukar gantikan antara sistem kamera XT dan XF. Sampai saat ini, ada beberapa variasi IQ4 yaitu IQ4 150MP, IQ4 150 Achromatic (hitam putih) dan IQ4 100MP Trichromatic.

Yang dipaketkan dengan sistem kamera XT adalah yang IQ4 150MP yang terbaru dan memiliki spec ISO 50-25600 dan dynamic range 15 stop dengan kinerja foto berturut-turut 2 foto perdetik dan dapat menerima dua jenis kartu berjenis XQD dan SD card.

Phase One XTPhase One XT Foto: Dok. Enche Tjin


Kamera Phase One XT


Modul kamera XT memiliki beberapa fitur unik yaitu Rotatable tripod foot (Arca Swiss type), sehingga memudahkan fotografer untuk mengubah orientasi kamera dari horizontal ke vertikal dan tidak membutuhkan L-Bracket. Fitur lainnya yaitu memiliki horizontal dan vertical dial yang memungkinkan shift 12mm ke empat arah.

Fitur shift memungkinkan fotografer untuk menangkap dan menggabungkan foto-foto hasil shift untuk mendapatkan foto yang lebih lebar tanpa distorsi.

Eric Dinardi, fotografer profesional yang sempat menguji kamera ini mengatakan bahwa kamera ini mempermudah kerjanya karena posisi kamera pas di nodal 0, sehingga saat menggabungkan foto panorama akurasinya akan tepat.

Phase One XTPhase One XT Foto: Dok. Enche Tjin


Lensa & X-Shutter


Dalam peluncuran sistem ini, Phase One menawarkan tiga lensa XT, yaitu XT Rodenstock HR Digaron-S 23mm f/5.6, XT Rodenstock HR Digaron-W 32mm f/4, XT Rodenstock HR Digaron-W 70mm f/5.6.

Perlu diingat bahwa ada crop factor 0.6x yang perlu diperhitungkan, sehingga jika kita ekuivalenkan dengan format 35mm / full frame, maka lensa-lensa tersebut adalah lensa lebar : 14mm, 19mm, dan 42mm.

Modul lensa ini hanya bisa manual fokus dan menurut Jesper, senior tech support dari Phase One, tiga kali lipat lebih tinggi resolusinya daripada mata manusia supaya bisa me-resolve detail sensor 150MP.

X-Shutter yang diintegrasikan dengan unit lensa memiliki rentang shutter speed 1/1000-60 menit dan unit shutternya telah teruji sampai 500.000 aktuasi.


Ikhtisar & Opini


Bagi fotografer yang berangkat dari kamera DSLR/mirrorless full frame, Sistem Phase One XT bukan kamera yang ringan, Digital back-nya 600g, kameranya 700g, dan lensanya sekitar 700-850g sehingga total beratnya kurang lebih 2-2.2kg.

Phase One XTPhase One XT Foto: Dok. Enche Tjin


Tapi dalam konteks kamera medium format, apalagi sistem full frame medium format 2 kg ini termasuk ringan, mengingat sistem XF beratnya kurang lebih 3.5-4.5 kg (tergantung lensa yang dipasang. Sistem XT ini sangat memudahkan fotografer yang bekerja sendiri untuk mendapatkan hasil foto yang terbaik di lapangan tanpa dipersulit oleh ukuran dan berat kamera.

Sistem kamera ini cocok untuk fotografer travel, landscape, architecture dan juga portraiture. Meski hanya manual fokus, tapi ada dukungan focus peaking di layar LCD sehingga memudahkan untuk manual fokus dengan cepat dan akurat. Bagi yang membutuhkan fungsional lebih seperti autofokus, jendela bidik, pilihan lensa zoom, ada sistem Phase One XF yang lebih cocok.

Saat ini, sistem kamera ini dijual dengan satu paket (lensa, kamera dan digital back IQ4). Fotografer dapat memilih salah satu lensa. Harganya USD 56.000 atau Rp 826.000.000 dengan asumsi kurs 1 USD = Rp 14.500,-

Simak Video "Tidak Sembarangan! Begini Proses Pembuatan Kamera Leica M10"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)