Jumat, 27 Feb 2015 06:59 WIB

Ketika Pahlawan Super Genit, Usil dan Kekanak-kanakan

- detikInet
Edy Hardjo (dok. pribadi) Edy Hardjo (dok. pribadi)
Jakarta -

"Super hero juga manusia," ya kira-kira begitulah pesan tersirat saat melihat gaya tak biasa dari para pahlawan super lewat kreasi jepretan Edy Hardjo.

Anda pasti tak pernah membayangkan Hulk, Wolverine, Spider-Man, Thor, Iron Man, sampai Superman berperilaku layaknya bocah. Mereka bermain pemainan tradisional dampu, usil tak karuan, sampai saling mengintip ketika buang air kecil.

Ya, hal-hal nyeleneh tersebut pastinya tak akan Anda temui di film ataupun di komik. Tapi kelakuan ini bisa divisualisasikan secara apik nan menggelitik melalui hasil karya foto Edy.

Adapun obyek yang digunakan bukanlah model superhero sungguhan, melainkan memanfaatkan koleksi action figure untuk mewujudkan ide gila tersebut.



Edy memaparkan, ide kreatif pemotretan sisi lain para superhero ini berawal dari hobi fotografi dan mengumpulkan action figure superhero skala 1/6 yang digelutinya. Figur-figur ini dianggap sangat cocok untuk dijadikan sebagai model pemotretan.

"Awalnya memang sekadar foto pose gaya biasa, sama seperti foto-foto superhero lain yang banyak beredar di mana-mana. Saya mulai berpikir bagaimana caranya supaya karya saya bisa 'berbeda' dari yang lainnya," tuturnya kepada detikINET.


Berbekal ajaran dari Canon School of Photography Jakarta, bahwa foto yang bagus adalah foto yang bisa bercerita, Edy kemudian mulai menyusun diorama tertentu untuk difoto. Dan jurus foto bercerita itu pun jitu, respons yang didapat dari temen-temannya di Facebook menjadi bukti sahihnya.

Selanjutnya Edy mulai memasukkan unsur humor ke dalam adegan yang disusun, dan hasilnya seperti sekarang yang bisa dilihat. Kocak dan membuat kita yang melihatnya sampai bilang, "Kok bisa ya superhero kelakuannya seperti itu?".

"Mengenai ide, biasanya saya ambil dari pengalaman yang saya temukan sehari-hari, misalnya melihat ibu-ibu menjahit baju, saya kepikiran kalau saya foto Hulk sedang menjahit celananya yang selalu sobek bisa cukup menghibur," lanjut Edy.



Pria yang sehari-hari berdagang mainan secara online ini mengaku semua hasil karyanya murni untuk hiburan, tidak ada pesan khusus di dalamnya. Setiap kali membuat karya baru, ia hanya berpikir bagaimana menciptakan sesuatu yang bagus, yang akan disukai banyak orang. Kadang juga menggunakan event tertentu yang sedang terjadi di masyarakat sebagai tema, misalnya Spider-Man bergabung kembali dengan Marvel, hari raya Imlek dan sebagainya.

Menjahit Ide

"Semua berawal dari ide," kata Edy saat ditanya bagaimana semua hal dipersiapkan sampai akhirnya berlanjut ke sesi eksekusi pemotretan.



"Saya coba merancang dulu dalam pikiran, inti ceritanya apa, figur apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam cerita itu, apa peran masing-masing nantinya. Dipertimbangkan juga apakah artikulasi figur tersebut memungkinkan untuk pose yg diinginkan," jelasnya.

Setelah kira-kira mantap, baru coba disusun menggunakan figur sebenarnya. Setelah itu menyiapkan alat-alat foto, sesi pemrotetan dan terakhir digital processing.

Hal paling sulit dalam merealisaskan karya ini adalah saat mengimplementasikan ide yang ada. Kadang figur yang ada tidak mendukung untuk menciptakan adegan yang diinginkan, bisa saja dalam hal artikulasi, mimik muka, dan sebagainya. Dan juga aksesoris pendukung untuk adegan tersebut, misalnya perlu sendok, sedangkan sulit mencari sendok skala 1/6, jadi harus dipikirkan alternatifnya.

Edy memang bukan seorang fotografer profesional ternama. Namun lewat kolaborasi hobi fotografi dan action figure, ia sukses melahirkan ide kreatif yang ciamik. Sampai-sampai aksi 'iseng-isengnya' tersebut malah membuatnya kebanjiran order pemotretan produk, terutama mainan.

Bagi yang penasaran, Edy kerap kali memajang hasil karya fotografinya di akun Facebook Hrjoe Photography.

 

(ash/ash)