Malahan, perusahaan yang bergerak di bidang kamera ini mengaku masih bisa meraup untung dari penjualan film negatif meski diakui penurunan itu memang benar terjadi. Penjualan klise ini bahkan dikatakan lebih baik dibandingkan 6 bulan yang lalu.
"Bisa jadi ini karena apa yang terjadi pada Kodak (bangkrut-red), atau memang karena pamor kamera retro, Lomography dan sejenisnya," ujar Gabriel DeCosta, Product Manager di divisi film Fujifilm. "Penurunannya tidak seburuk yang dibayangkan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, kekhasan lomo ini diadopsi oleh para vendor kamera digital di mana mereka menambahkan filter dengan warna serupa pada kameranya. Menilik ke masa depan, DeCosta memberi waktu selama 3 sampai 4 tahun sebelum menjumpai permasalahan yang sebenarnya terjadi di Fujifilm.
Klise belum sepenuhnya punah. Dilansir TechRadar, Selasa (24/1/2012), ia masih menjadi pasar yang sehat di kalangan tertentu termasuk pelajar fotografi dan beberapa fotografer profesional.
(sha/ash)