Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
FotoINET
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
FotoINET

Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya


Rac_punyaFOTO - detikInet

Bali - Salah satu jalur penghubung komunikasi Bali-Nusra yang sangat vital pada masanya yakni di site Bukit Tengah, Klungkung, Gianyar Bali. Ini potretnya.
Site Bukit Tengah ini juga tengah memanfaatkan tenaga matahari atau solar panel untuk memenuhi daya yang dibutuhkan stasiun pemancar. Solar panel yang ada bisa menghasilkan daya listrik mencapai 5.000 Watt.
Direktur Operasi dan Pembangunan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) Pratignyo Arif BudimanΒ mengatakan pihaknya telah memanfaatkan teknologi panel surya diΒ ratusanΒ tower atau menara telekomunikasi. Sedikitnya sudah ada dua jaringan operator yang menyewa yakni Telkomsel dan Smartfren serta beberapa antena milik Telkom untuk komunikasi TNI.

Total tower perusahaan yang telah memanfaatkan panel surya sebagai salah satu sumber tenaga listrik itu kini sudah ada sebanyak 615 unit. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penerapan Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG). Solar panel dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik tower di beberapa lokasi yang tak terjangkau oleh PLN. Paling banyak berada di wilayah Maluku dan Papua, karena minim sumber listrik.Β 

MitratelΒ tahun ini fokus mengembangkan ekosistem tower mulai dari bisnis penyewaan kepada operator, fiber optic, penyediaan power supply dari tenaga panel surya hingga masuk ke area edge computing untuk mendukung layanan 5G.

Mitratel, yang bernama lengkap PT Dayamitra Telekomunikasi TbkΒ itu, merupakan anak usaha Telkom yang fokus pada pengelolaan tower BTS. Saat ini, mereka sudah mengelola tower yang sebelumnya milik Telkomsel.

Selain itu, perusahaan juga sudah menandatangani perjanjian penjualan bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement) 997 menara telekomunikasi milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menyiapkan dana belanja modal Rp 7 triliun pada 2023. Dana belanja modal akan berasal dari sisa dana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menuturkan, belanja modal Rp 7 triliun untuk kegiatan organik dan inorganik.

Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
Potret Tower Mitratel yang Manfaatkan Panel Surya
(/)




Hide Ads