Simpati Palestina, Ini Potret Kontras Negara Konflik dan Damai

FotoINET

Simpati Palestina, Ini Potret Kontras Negara Konflik dan Damai

Pool - detikInet
Rabu, 12 Mei 2021 13:35 WIB

Jakarta - Konflik terbaru di Palestina membuat seorang seniman membuat gabungan foto kontras kehidupan di negara konflik dengan negara aman. Sungguh menyayat hati.

fotoinet instagram ugurgallen

Dia adalah Ugur Gallen seorang seniman yang tergerak hatinya untuk menyebarkan kedamaian dengan membuat gabungan foto perbandingan yang menohok dari konflik Palestina. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Dia menggabungkan foto karya fotografer lain menjadi sebuah foto yang kontras seperti pria Palestina merawat anaknya yang terluka. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Gallen tinggal di negara Turki, di mana tempat ia tinggal berdekatan dengan daerah konflik termasuk Palestina. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Setelah terjadi serangan Israel terhadap Palestina, Gallen mengeluarkan karya foto terbarunya, kolase negara perang dan damai. Seperti kolase bom Israel dengan gerhana matahari (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Fotonya menyayat hati, dimana di negara lain yang lebih damai memiliki tingkat kehidupan aman dan sejahtera dibandingkan Palestina. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Boneka yang digendong bocah Palestina pun juga turut lusuh dan seolah penuh luka. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Sebelum ini, dia juga membuat kolase foto negeri-negeri konflik lainnya (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Hasil foto-fotonya bikin menyayat hati, ia kerap membagikan di akun Instagramnya yang kini sudah memiliki ribuan followers. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

"Gambar lebih efektif dari seribu kata," ujarnya. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

"Solusi untuk krisis dapat digambarkan dengan banyak kata rumit, tetapi Anda tidak perlu tahu bahasa untuk membaca dan memahami sebuah karya seni. Seni adalah penguasa semua bahasa," tambahnya. (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

 Anak-anak di daerah konflik tidak bisa bermain virtual reality (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

 Orang tua dan bayi yang menjadi korban konflik (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Anak-anak terpaksa bermain di tempat yang hancur (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Foto-fotonya sungguh menyayat hati (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen

Di negara konflik membawa mayat, beda di negara aman yang bawa piala penghargaan. Foto: Instagram/ugurgallen

fotoinet instagram ugurgallen

Pilu! Bagaimana seorang bayi jadi korban di negara perang. Foto: Instagram/ugurgallen

fotoinet instagram ugurgallen

Seorang bayi dari konflik di Yaman (Foto: Instagram/ugurgallen)

fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
fotoinet instagram ugurgallen
(/)