Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
FotoINET
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
FotoINET

Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk


Pool - detikInet

Jakarta - Sejak Mei 2019, SpaceX milik Elon Musk telah meluncurkan Starlink untuk menciptakan konstelasi raksasa 30 ribu satelit yang akan selimuti Bumi dengan internet.

Perusahaan penerbangan luar angkasa milik Elon Musk, SpaceX, sedang sibuk membangun konstelasi internet satelit terbesar di dunia. Sejak Mei 2019, SpaceX telah meluncurkan satelit internet Starlink dengan tujuan menciptakan mega konstelasi atau konstelasi raksasa 30 ribu satelit kecil yang akan menyelimuti Bumi dengan internet. Foto: Space.com

Roket Falcon 9 dua tahap yang membawa dua prototipe Starlink pertama lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg California pada 22 Februari 2018. Kesuksesan peluncuran protitipe ini menandai dimulainya proyek mega konstelasi internet Starlink. Foto: Space.com

Peluncuran perdana di 2018 dirancang untuk membantu meletakkan pondasi bagi Starlink dan peluncuran-peluncuran tahap berikutnya. Foto: Space.com

SpaceX meluncurkan gelombang pertama 60 satelit Starlink pada 23 Mei 2019. Satelit tersebut lepas landas dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral Florida dengan roket Falcon 9. Starlink awal ini adalah satelit uji dan tidak beroperasi penuh. Foto: Space.com

Seperti ini tampilan 60 satelit Starlink pertama SpaceX yang ditumpuk rata satu sama lain untuk diluncurkan pada Mei 2019. Foto: Space.com

Enam puluh satelit untuk mega konstelasi Starlink SpaceX ditumpuk di muatan mereka menjelang peluncuran pada 23 Mei 2019. Foto: Space.comΒ 

Starlink adalah proyek internet berbasis satelit yang punya misi ambisius: menyelimuti planet ini dengan internet broadband berkecepatan tinggi. Foto: Space.comΒ 

Menyelimuti Bumi dengan akses internet dari satelit disebut-sebut sebagai solusi untuk menghadirkan konektivitas ke miliaran orang yang masih kekurangan akses internet yang bisa diandalkan. Foto: Space.comΒ 

Jejak satelit SpaceX Starlink terlihat di langit malam dalam gambar diam dari video yang diambil oleh pelacak satelit Marco Langbroek di Leiden, Belanda pada 24 Mei 2019, satu hari setelah SpaceX meluncurkan 60 satelit komunikasi internet Starlink ke orbit. Foto: Space.comΒ 

Ide dari Starlink adalah dengan mengerahkan sekumpulan satelit yang beroperasi di orbit rendah Bumi yang tugasnya memberikan jangkauan koneksi internet berkelanjutan. Foto: Space.comΒ 

Saat ini sekitar 1.000 satelit Starlink telah digunakan, dan SpaceX berencana mengembangkan Starlink untuk meluncurkan lebih dari 40 ribu satelit ke orbit rendah Bumi. Foto: Space.comΒ 

Dengan target meluncurkan lebih dari 40 ribu satelit, angka ini lima kali lipat dari jumlah total satelit yang diluncurkan manusia sejak kemunculan penerbangan luar angkasa. Foto: Space.comΒ 

Elon Musk dengan SpaceX-nya saat ini memiliki sekitar sepertiga dari semua satelit aktif di luar angkasa. Foto: Space.comΒ 

Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
Starlink: Formasi Raksasa Satelit Internet Elon Musk
(/)







Hide Ads