Menandai 500 tahun kematian Leonardo Da Vinci, museum Louvre di Paris mengadakan pameran terbesar karya-karya sang maestro. Ini adalah salah satu lukisannya, La belle Ferronniere. Foto: Reuters
Pameran ini dipersiapkan selama 10 tahun, mengumpulkan hampir seluruh karya Leonardo yang masih eksis dan tersebar di banyak lokasi. Ini adalah lukisan Ledan and the Swan. Foto: Reuters
Antusiasme pengunjung begitu besarnya, sebanyak 260 ribu tiket sudah terjual sebelum event dimulai. Tampak di atas lukisan Portrait of a Musician. Foto: Reuters
Berbagai sketsa Leonardo pun dipamerkan. Leonardo dikenalΒ maestroΒ dalam berbagai bidang. Selain pandai benar melukis, dia juga gemar sains dan menciptakan berbagai sketsa penemuan yang jauh melampaui masanya. Foto: Reuters
Ini salah satunya, sketsa yang banyak disebut sebagai cikal bakal helikopter. Foto: Reuters
Sekitar 160 sketsa dan lukisan Leonardo dikumpulkan jadi satu di Louvre. Foto: Reuters
Pameran ini akan diselenggarakan sampai Februari 2020. Foto: Reuters
Pengunjung tampak mengagumi karya lukisan Virgin of the Rocks. Foto: Reuters
Vitruvian Man, sketsa Leonardo yang menggabarkan proporsi tubuh manusia yang ideal. Karya ini termasuk paling banyak dikenal di seluruh dunia. Foto: Reuters
The Last Supper, juga salah satu karya monumental Leonardo. Foto:Β AP
Teknologi virtual reality juga dihadirkan agar pengunjung bisa lebih dekat menikmati karya Leonardo. Foto: Reuters
Lukisan Monalisa yang paling ikonik tetap dibiarkan di tempatnya karena rentan dan pengunjung terlalu banyak. Foto: Reuters
The Virgin and Child with Saint Anne, salah satu lukisan paling fenomenal Leonardo. Foto: Reuters
Leonardo da Vinci tetap dikagumi dunia sampai hari ini. Foto: Reuters
Salvatore Mundi versi buatan akademi Leonardo Da Vinci, bukan buatan tangannya. Lukisan aslinya yang konon dibuat Leonardo memecahkan rekor dunia ketika dibeli USD 450 juta, konon oleh orang kaya Arab. Keberadaannya sampai saat ini masih misterius. Foto: Reuters