BukaLapak Bermula dari Garasi dan Ditolak Sana Sini - Foto 2

FotoINET

BukaLapak Bermula dari Garasi dan Ditolak Sana Sini

Istimewa - detikInet
Selasa, 23 Okt 2018 18:38 WIB

Jakarta - BukaLapak menjelma menjadi salah satu toko online paling diminati di Indonesia, dari awal yang sederhana. Begini sedikit cerita soal sejarah mereka.

BukaLapak didirikan pada awal tahun 2010 oleh sosok Achmad Zaky dan Nugroho Herucahyono, tepatnya pada bulan Januari. Foto: detikINET/Irna Prihandini

Achmad Zaky lahir di Sragen pada 24 Agustus 1986. Meski lahir di desa, ia bersyukur orang tuanya mementingkan pendidikan hingga lulus kuliah dari ITB. Di kampus itu, Zaky gemar mengutak atik software, bahkan pernah mendapatkan proyek membuat software quickcount. Foto: detikINET/adi fida rahman

Menurut Zaky, saat awal-awal berdiri, tak ada sama sekali yang mau mengakses Bukalapak. Para pelaku UKM yang jadi target Bukalapak pun disebut Zaky tak sudi untuk ikut bergabung. "99% UKM menolak. Tapi namanya entreprenuer, tekad kami bulat. Teknologi harus dimanfaatkan oleh UKM," ujarnya ketika itu. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

"Waktu kami dari pagi sampai tengah malam habis untuk mengajak berbagai kalangan usaha untuk bergabung Bukalapak. Seringkali kami tidur di garasi kecil kami di bilangan Haji Nawi, Jakarta Selatan. Weekend kami pun diisi dengan membangun Bukalapak, kadang refreshing sebentar ke Pondok Indah Mall, walau cuma bisa lihat-lihat saja, setelah itu balik ke garasi," imbuh Zaky. Foto: detikcom/fyk

Tapi CEO Bukalapak ini tak pantang menyerah. Ia mencari cara bagaimana bisa menyakinkan pihak UKM dan konsumen yang saat itu masih belum akrab dengan bisnis online. "Kami menawari tiap hari, selain itu ngajakin teman-teman," kenangnya. Foto: Ari Saputra

Berkat usahanya terus-menerus, butuh sekitar 9 bulan sejak didirikan barulah perkembangan Bukalapak mulai kelihatan. Selain memiliki trafik yang cukup baik, jumlah penjualnya pun diklaim telah mencapai sembilan ribuan saat itu. Foto: detikINET/Irna Prihandini

Seiring perkembangan internet yang makin cepat dan murah, serta meluasnya peredaran smartphone yang terjangkau, semakin kemari Bukalapak juga makin dikenal. Kini menjejaki 8 tahun sejak pertama kali didirikan, Bukalapak telah menjadi salah satu pemain e-commerce paling dikenal di Indonesia. Foto: detikINET/Irna Prihandini

Media Globe Asia melakukan penelusuran berapa harta Achmad Zaky. Ternyata ia masuk deretan 150 orang terkaya di Indonesia versi media tersebut dengan kekayaan USD 105 juta. Tepatnya, Zaky menempati urutan ke-149. Foto: detikINET/adi fida rahman

BukaLapak saat ini kabarnya sudah mempekerjakan sekitar 1.500 karyawan. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

“Kita tidak pernah tau apa jadinya diri kita di masa depan, hidup ini menurut saya seperti air. Ikuti saja kemana air mengalir, sambil coba hal-hal baru yang lewat dan terus ikuti kata hati. Jika senang dan mau, coba! jika tidak ya jangan coba. Kita bisa menjadi terbaik karena kita senang dan mau di bidang itu. Carilah kesenanganmu,” begitu salah satu nasihat Achmad Zaky. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

(/)