Ini Contoh Drop Out Sukses, Hartanya Puluhan Triliun

FotoINET

Ini Contoh Drop Out Sukses, Hartanya Puluhan Triliun

Istimewa - detikInet
Minggu, 21 Okt 2018 19:07 WIB

Jakarta - Gagal kuliah malah memecut pria ini menciptakan layanan musik online yang mengantarnya meraup kekayaan dalam jumlah triliunan rupiah.

Inilah sosok Daniel Ek yang lahir pada 21 Februari 1983 alias sudah berusia 35 tahun. Foto: Getty Images

Sebagai pionir layanan musik online, Spotify kini salah satu yang populer di dunia. Pada Juli 2018, jumlah pengguna aktif bulannannya sudah 180 juta, dengan 83 juta di antaranya berbayar. Foto: Getty Images

Spotify pun makin sering menjalin kerjasama strategis dengan merek besar. Ini misalnya saat mengumumkan kemitraan dengan Samsung. Foto: Getty Images

Perusahaan Spotify saat ini diperkirakan bernilai sekitar USD 30 miliar. Foto: Getty Images

Seperti beberapa pentolan di dunia teknologi lainnya, Daniel Ek suka berbusana santai, cukup dengan memakai kaos dan kacamata hitam seperti ini. Foto: Getty Images

Pada tahun 2016, Daniel melepas masa lajangnya dengan mempersunting Sofia Levander. Mereka menikah di Italia dan mengundang Bruno Mars untuk bernyanyi. Mereka telah dikaruniai dua orang anak. Foto: Getty Images

Daniel Ek dan sang istri bersama penyanyi Nick Jonas. Daniel sudah kenalan dengan musik di umur 5 tahun setelah dihadiahi gitar oleh orang tuanya. Sang ibu adalah penyanyi opera dan pianis. Ayah kandungnya meninggalkan Daniel saat ia masih bayi, sedang ayah tirinya bekerja di bidang TI. Jadi dia akrab dengan musik dan teknologi sejak belia. Foto: Getty Images

Daniel masuk kuliah di Royal Institute of Technology jurusan teknik. Tapi ia memilih drop out hanya dalam 8 minggu karena merasa hanya belajar teori. Tapi gagal kuliah itu tak bepengaruh besar, ia malah jadi kaya. Daniel yang kreatif dan pintar ini kemudian membuat program untuk sebuah perusahaan dan dibayar USD 1 juta. Dari jualan paten, ia dibayar lagi USD 1 juta. Foto: Getty Images

Bersama pendiri Uber, Travis Kalanick. Awal mula Spotify adalah saat dia kenalan dengan seorang veteran Silicon Valley bernama Martin Lorentzon yang sudah kaya raya dan seperti Daniel, bosan dengan hidupnya. Setelah nongkrong beberapa lama, keduanya akhirnya punya misi untuk mengguncang industri musik. Daniel merasa industri musik sedang sekarat. Ketemulah nama Spotify. Mulailah mereka merekrut orang. Foto: Getty Images

Di tahun 2008, Spotify debut di wilayah Skandinavia, Prancis dan Inggris. Dan baru 3 tahun kemudian, deal final untuk wilayah AS terjadi.  Foto: Getty Images

Berkat sukses Spotify, pria berkepala pelontos ini memiliki harta tembus USD 2,5 miliar menurut Forbes, atau di kisaran Rp 37,9 triliun. Foto: Getty Images

Salah satu kantor Spotify yang sangat asyik suasananya seperti halnya banyak perusahaan teknologi lain. Foto: Spotifiy

(/)