Path, Anggota Anyar Media/Jejaring Sosial yang Dijemput Ajal

FotoINET

Path, Anggota Anyar Media/Jejaring Sosial yang Dijemput Ajal

Internet - detikInet
Jumat, 19 Okt 2018 21:05 WIB

Jakarta - Path sudah resmi mengucap perpisahan, menjadi anggota teranyar media/jejaring sosial yang dijemput ajal. Berikut beberapa di antaranya.

Friendster didirikan pada tahun 2002 dan sempat sangat populer, salah satunya di Indonesia, bahkan menjadi media sosial pertama yang punya 1 juta pengguna. Friendster efektif mati walaupun secara resmi cuma "istirahat" sejak Juni 2015. (Foto: Friendster)

Multiply berdiri pada tahun 2004 dan menjadi pilihan pengguna untuk berbagi tulisan atau blog, foto, dan video. Multiply menutup layanan jejaring sosialnya pada 2012 dan setahun kemudian fokus menggarap bisnis e-commerce. (Foto: Multiply)

Google+ lahir dengan mimpi-mimpi besar, yang juga dibarengi ekspektasi. Tapi pada Oktober 2018 ini Google secara resmi menyatakan bakal menonaktifkan G+ untuk konsumen publik. (Foto: Google)

Orkut menjadi salah satu media sosial yang gagal dari Google. Walaupun sempat populer di Brasil dan India, Orkut cuma berumur 10 tahun (2004-2014) sampai media sosial ini dijemput ajal. (Foto: Orkut)

Google Wave diluncurkan Google pada September 2009 menyusul popularitas yang diraih Orkut di beberapa negara seperti Brasil dan India. Jejaring sosial yang salah satu tujuannya untuk memudahkan aktivitas kerja bareng ini resmi mati pada tahun 2012. (Foto: Google Wave)

Google Buzz meluncur pada Februari 2010 sebagai satu satu media sosial bikinan Google. Inspirasinya adalah Twitter. Layanan ini dimatikan Desember 2011 lalu bereinkarnasi jadi Google+.  (Foto: Google Buzz)

Bebo diluncurkan tahun 2005 dan cukup mencuri perhatian sampai-sampai dibeli AOL seharga USD 850 juta pada 2008. Dua tahun berselang, Bebo dijual AOL cuma USD 10 juta. Bebo lalu perlahan-lahan mati dalam identitasnya sebagai jejaring sosial. (Foto: bebo)

Vine merupakan media sosial berbagi video singkat. Kelahirannya di tahun 2012 langsung mencuri perhatian Twitter yang membelinya di tahun yang sama. Nasib Vine sebagai medsos berakhir pada Januari 2017. (Foto: Vine)

Path menjadi personil anyar media/jejaring sosial yang dijemput ajal. Setelah mengucapkan perpisahan di bulan September, Path menyatakan tak lagi bisa diakses pengguna selepas 18 Oktober 2018. (Foto: Path)

(/)