Detik-detik Penganut Bumi Datar Terbang Bersama Roketnya

FotoINET

Detik-detik Penganut Bumi Datar Terbang Bersama Roketnya

istimewa - detikInet
Senin, 26 Mar 2018 18:46 WIB

Jakarta - Kegigihan penganut flat earth ini untuk membuktikan kebenaran teori konspirasi Bumi datar membuatnya ngotot terbang bersama roket buatannya sendiri. Wuss!!

Penganut teori flat earth bernama Mike Hughes ini sukses menerbangkan roket untuk membuktikan bahwa Bumi tidak berbentuk bulat. (Foto: madmikehughes)

Pria yang kerap disebut sebagai Mad Mike ini pun menyertakan dirinya sendiri di dalam roket tersebut. (Foto: Instagram/carlosgarciaaceves)

Mike sukses melakukan peluncuran di Gurun Mojave, California, Amerika Serikat. (Foto: Screenshot Youtube)

Ia bersama roketnya sukses terbang setinggi 572 meter. (Foto: Screenshot Youtube)

Mike pun dapat kembali lagi ke Bumi dengan selamat menggunakan parasut yang terpasang di kapsul tempatnya duduk di dalam roket tersebut. (Foto: Instagram/carlosgarciaaceves)

Meski mampu mendarat dengan selamat, Mike masih perlu mendapat penanganan medis ringan. (Foto: Instagram/carlosgarciaaceves)

Walau berhasil terbang, namun Mike mengakui bahwa roketnya masih belum bekerja sebagaimana mestinya. (Foto: Instagram/carlosgarciaaceves)

Mike mengaku hanya mendapatkan dorongan sebesar 340 psi, padahal ia menargetkan pada angka 350 psi agar dapat terbang lebih tinggi. (Foto: Instagram/carlosgarciaaceves)

Meski tidak memenuhi target, namun ia tetap patut berbangga karena roket tersebut murni hasil swadaya. (Foto: madmikehughes)

Keberhasilannya untuk membuat roket dengan awak yang dapat terbang pun patut diacungi jempol karena dirinya merupakan seorang supir limosin, walau ia tidak mengatakan apakah Bumi memang datar setelah penerbangannya tersebut. (Foto: madmikehughes)

Mike sebenarnya sudah mencoba untuk terbang sebanyak dua kali, namun semuanya gagal lantaran alasan perizinan dan kerusakan roket miliknya. (Foto: madmikehughes)

Ke depannya, pria berusia 61 tahun ini berencana untuk melakukan penerbangan berikutnya menggunakan kendaraan bernama Rockoon, yaitu roket yang dapat berubah menjadi balon setelah meluncur. (Foto: madmikehughes)

(/)