Deretan Temuan Arkeologi yang Masih Misterius

FotoINET

Deretan Temuan Arkeologi yang Masih Misterius

istimewa - detikInet
Selasa, 06 Feb 2018 21:36 WIB

Jakarta - Sejumlah penemuan di bidang arkeologi ini sukses membuat para arkeolog garuk-garuk kepala karena asal usulnya yang masih belum diketahui hingga sekarang.

Meskipun belum selesai, tugu ini dianggap yang terbesar di dunia. Ditemukan pada 1904 di Mesir bagian utara, masih belum diketahui pembuat tugu dan tujuannya karena tidak ditemukanya hieroglif pada monumen tersebut. (Foto: thechive)

Gua Longyou yang ditemukan di Zhejiang, China, pada 1992 ini terdiri dari 24 gua buatan manusia yang tidak diketahui siapa pembuatnya, meskipun diperkirakan gua ini dibuat pada Dinasti Qin, 212 SM. Foto: thechive

Spekulasi terhadap siapa pembuat Piramida Agung Giza, hingga keterlibatan teknologi alien di dalamnya, terus berputar hingga kini, namun tetap belum diketahui sejarah utuh dari bangunan ini. Foto: thechive

Padang rumput L’Anse Aux yang ditemukan pada 1960 di Newfoundlang, Kanada ini sering disebut sebagai Vinland (tanah surga dan wine), tempat misterius kepercayaan bangsa Viking. Foto: thechive

Stonehenge diperekirakan sudah berusia 5.000 tahun, namun sampai sekarang masih belum diketahui siapa pembuatnya, serta bagaimana cara menyusun sejumlah batu raksasa tersebut. Foto: thechive

Gobekli Tepe merupakan salah satu situs arkeologi tertua di dunia dengan usia 11.000 tahun. Berada di Turki, masih belum diketahui bentuk sebenarnya dari situs yang memiliki 200 pilar ini. Foto: thechive

Naskah Voynich merupakan sebuah buku yang ditemukan pada 1912. Karena ditulis menggunakan kumpulan gambar, diagram, dan bahasa yang tidak diketahui, masih misteri apa maksud dari naskah Voynich ini. Foto: thechive

Monumen Yonaguni yang berada di Jepang masih menyimpan misteri karena sampai saat ini belum diketahui apakah pahatan batu ini dibuat oleh manusia atau terbentuk secara alami. Foto: thechive

Bola batu raksasa di Kosta Rika yang berjumlah lebih dari 300 diselubungi oleh sejumlah mitos, mulai dari keterkaitannya dengan Atlantis hingga wujud aslinya yang merupakan bola meriam ciptaan Tuhan. Foto: thechive

Terbentang ribuan kilometer di antara Turki dan Skotlandia, terowongan yang diperkirakan sudah berusia 12.000 tahun ini masih membuat para arkeolog kebingunan mengenai asal usulnya. Foto: thechive

Garis-garis Nazca di padang pasir Peru memiliki ratusan bentuk yang berbeda, yang harus dilihat dari udara. Membingungkannya, suku Indian pada saat itu belum memiliki teknologi untuk terbang. Foto: thechive

Pada 1986, para arkeolog menemukan cakar dari burung kuno yang disebut Moa. Menariknya, spesies tersebut sudah punah pada 1400an akibat perburuan liar. Foto: thechive

Easter Island menyimpan kumpulan patung batu bernama Moai yang dipahat sekitar tahun 1300 hingga 1500 yang hingga kini masih belum diketahui tujuan dan cara pembuatan patung tersebut. Foto: thechive

 Saksaywaman merupakan semacam benteng di Cusco, Peru yang dibuat dengan menumpuk batu tanpa campuran semacam semen. Hal ini pun menimbulkan misteri tersendiri bagi para arkeolog. Foto: thechive

Gerbang Matahari di Bolivia dibuat oleh suku Tiwanaku sekitar 1500 tahun lalu, namun tidak diketahui bagaimana cara mereka memahat batunya hingga spekulasi tujuannya untuk astronomi atau keagamaan Foto: thechive

(/)