Menyulap Video Jadi Ladang Pemasukan di Era 4G

FotoINET

Menyulap Video Jadi Ladang Pemasukan di Era 4G

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 26 Feb 2016 11:52 WIB

Jakarta - Ngopi detikINET berbagi rahasia untuk mengoptimalkan video sehingga bisa dimonetisasi alias mendatangkan pemasukan. Bintangnya: Dennis, Rinni dan Sultan.

Para narasumber yang siap berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana memanfaatkan layanan 4G untuk produktivitas serta memproduksi hal-hal kreatif di era digital. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Acara ngopi bareng detikINET kali ini dipenuhi oleh sekitar 125 peserta. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Kesibukan para peserta yang melakukan live report sembari mendengarkan para narasumber berbagi cerita. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Seorang peserta terlihat sedang memotret para narasumber. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Keramaian peserta ngopi bareng detikINET. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

"Dulu saya juga menyarankan begitu (membuat video berdurasi pendek), tapi sekarang tidak perlu. Apalagi ada jaringan 4G kita bisa upload video berdurasi panjang dengan cepat," kata Dennis.Adhiswara. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Kata Sultan Satria, Manager Data Service Product Marketing Indosat Ooredoo, dari total populasi Indonesia yang saat ini mencapai 259 juta orang, 34% di antaranya merupakan pengguna aktif internet. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Bagi entertainer seperti Rinni Wulandari, media sosial (medsos) sangat penting untuk menunjangnya berkarya. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Kata Dennis, dalam membuat sebuah konten video, khususnya iklan, terdapat perbedaan antara televisi dan media sosial. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Para narasumber berfoto bersama selepas acara. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati

Para pemenang live tweet dan video Instagram yang mendapatkan hadiah voucher dan Samsung Galaxy J5. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

(/)