Jakarta -
Kami belum habis! Itulah yang mungkin ingin ditegaskan Nokia -- yang pernah mendapat gelar ponsel sejuta umat -- dalam event Nokia World 2013. Acara ini juga menjadi babak baru perjalanan Nokia setelah diakuisisi Microsoft.
Perhelatan Nokia World 2013 bertajuk 'Innovation Reinvented' yang berlangsung di Abu Dhabi, digadang-gadang akan menjadi babak baru perjalanan Nokia, setelah akuisisinya oleh Microsoft.
"Hari ini, saya sangat gembira berbagi dengan Anda, generasi terbaru inovasi Nokia," ujar CEO Nokia Stephen Elop di panggung perhelatan Nokia World 2013.
Enam perangkat dirilis Nokia sekaligus di ajang ini. Sesuai dengan prediksi, ajang Nokia World 2013 memunculkan tablet, ponsel layar jumbo dan seri Asha terbaru.
Duet ponsel layar 6 inch Nokia memunculkan kejutan tersendiri, kian meramaikan pasar phablet. Keduanya adalah smartphone layar jumbo pertama yang dirilis Nokia.
Begitu pun dengan tablet. Ini pertama kalinya Nokia merilis perangkat tablet, setelah lama dinantikan. Berbarengan dengan perilisan iPad Air, mampukah Nokia mencuri momentum?
Nokia tak melupakan segmen menengah ke bawah dengan meningkatkan kemampuan seri Asha. Melalui Asha 500, Asha 502 dan Asha 503, pengalaman smart device dengan desain menawan dan harga terjangkau hadir untuk pengguna.
Inovasi lebih pun ditawarkan Nokia melalui sejumlah aplikasi baru. Di ajang ini, disediakan booth khusus menjajal setiap aplikasi tersebut. Mulai dari Nokia Beamer, Nokia Storyteller, Nokia Video Director, Fastlane dan sejumlah fitur andalan Nokia.
Resminya Instagram di Windows Phone menjadi kejutan. Nokia seolah berupaya menepis anggapan platformnya menjadi 'anak tiri' para developer aplikasi populer.
Lini aksesoris perangkat pun digarap Nokia dengan apik. Sejumlah aksesoris terbaru Nokia yang diklaim inovatif dipamerkan di sini. Salah satunya adalah plat wireless charging.