Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jadwal Final PMGO S2 2026, Alter Ego dan Bigetron Siap Berlaga

Jadwal Final PMGO S2 2026, Alter Ego dan Bigetron Siap Berlaga


Panji Saputro - detikInet

Babak Group Stage dan Survival Stage turnamen PUBG Mobile Global Open Season 2 (PMGO S2) 2026 telah resmi berakhir. Sudah ada 16 tim terbaik yang akan tampil di Grand Final.
Bigetron by Vitality. Foto: PUBG Mobile Esports ID
Jakarta -

Babak Group Stage dan Survival Stage turnamen PUBG Mobile Global Open Season 2 (PMGO S2) 2026 telah resmi berakhir. Sudah ada 16 tim terbaik yang akan tampil di Grand Final.

Partai puncak tersebut akan digelar di Lahore, Pakistan, pada Sabtu-Minggu 24 hingga 25 Oktober 2026. Dari 16 tim yang berhasil lolos ke Grand Final, tiga di antaranya berasal dari Indonesia.

Tiga tim Indonesia yang sukses memberikan penampilan ciamik di Group Stage dan Survival Stage ialah Bigetron by Vitality, AK Gold Esports, dan Alter Ego Ares. Bigetron dan AK Gold lolos duluan ke Grand Final setelah mendapatkan hasil memuaskan pada hari pertama babak Group Stage. Sedangkan Alter Ego Ares mengamankan tempat di Grand Final setelah berjuang di Survival Stage.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kini ketiga tim itu akan bersaing kembali di Grand Final dengan 13 tim hebat lainnya yang berasal dari berbagai negara. Adapun daftar tim yang berhasil lolos ke partai final adalah sebagai berikut, pantauan detikINET, Jumat (23/10/2026).

  1. S2G Esports
  2. Bigetron
  3. Horaa Esports
  4. Influence Rage
  5. Old Not
  6. AK Gold Esports
  7. Woves
  8. Vampire Esports
  9. ULF Esports
  10. The MongolZ
  11. Regnum Carya
  12. BUF Esports
  13. 4K Esports
  14. Alpha7
  15. AlUla Club
  16. Alter Ego Ares

Jadi di Grand Final, mereka yang bermain merupakan 12 tim jebolan Group Stage dan empat tim terbaik dari Survival Stage. Mereka akan bermain total 13 pertandingan, dengan enam game pada hari pertama dan tujuh sisanya pada hari kedua.

Pada hari kedua, Smash Rule akan diterapkan, untuk menentukan hasil akhir kompetisi. Jadi gelar juara tidak serta-merta didapatkan oleh tim dengan perolehan poin terbanyak, tetapi juga mempertimbangkan hasilnya dari label match point selama permainan.

Setiap tim yang mendapatkan label match poin, maka peluang menjadi juara terbuka lebih lebar. Setelah sebuah tim mencapai match point, maka mereka akan menjadi Match Point Eligible di game berikutnya.

Lalu, tim pertama yang mendapatkan winner winner chicken dinner (WWCD) setelah memperoleh predikat Match Point Eligible, secara otomatis dinobatkan sebagai juara. Hal itu bisa terjadi, meskipun tim tersebut tidak menduduki puncak klasemen dengan poin terbanyak.



(hps/fay)




Hide Ads