Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) telah menunjuk Kenny Deo alias Xepher sebagai pelatih timnas Mobile Legends di Asian Games 2026. Xepher pun mengungkapkan bocoran strategi timnas nantinya.
"Sebagai Head Coach, terutama aku mau bawa Indonesia dengan gameplay yang agresifnya sih terkenalnya. Jadi kita nggak akan mengubah identitas Indonesia yaitu dengan gameplay yang agresif, disiplin, dan cerdas," kata Xepher dalam konferensi pers MPL ID S17 di MPL Arena, Jumat (24/4/2026)
Oleh karena itu, Xepher mengatakan akan memilih calon atlet Mobile Legends berdasarkan strategi tersebut. Dirinya menekankan, tidak akan memilih pemain hanya berdasarkan kemampuan terbaiknya di role atau posisinya masing-masing, tetapi yang cocok dengan gameplay agresif timnas.
Sementara terkait keputusan memilih Xepher sebagai pelatih timnas Mobile Legends, PB ESI mengaku melakukannya secara objektif. Mereka sudah melakukan evaluasi secara menyeluruh dan komprehensif serta terstruktur sebelum akhirnya menunjuk Xepher.
"Jadi untuk keputusan kali ini, faktor pendukungnya bukan hanya untuk dari ketenaran, bukan hanya dari popularitas atau apapun juga. Jadi kita evaluasi juga secara menyeluruh, secara teknis maupun non-teknis," tegas Manager Tim Nasional, PB ESI, Glorya Famiela Ralahalo.
Glorya menambahkan, Xepher dari segi teknis sangat baik. Pelatih ini dinilainya mampu dengan cepat beradaptasi dengan meta permainan yang ada, meskipun di Mobile Legends hal tersebut sering berubah-ubah.
"Itu dari sisi teknis, tetapi kita juga melihat dari sisi non-teknisnya bahwa seorang coach Xepher bisa mampu memimpin leadership yang baik, kita bisa melihat dia bisa memimpin nih Timnas MLBB selanjutnya yang nanti jadi pilihan dia seperti itu. Satu lagi, mentalitasnya cukup kuat, itu yang paling penting," pungkasnya.
Sedikit informasi, Timnas Indonesia telah menetapkan nomor pertandingan yang akan diikuti di cabang olahraga (cabor) esports Asian Game 2026. Dari total 11 nomor pertandingan, Indonesia memutuskan untuk berpartisipasi di sembilan nomor saja.
Keputusan ini diumumkan oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) melalui Badan Tim Nasional (BTN). Nomor pertandingan yang diikuti di antaranya Gran Turismo 7, eFootball, PUBG Mobile, Martial Arts (Street Fighter 6, Tekken 8, dan King Of Fighters XV), Pokemon Unite, Identity V, Honor of Kings, Naraka, dan Mobile Legends: Bang Bang.
Simak Video "Video: Erick Thohir Ultimatum Dualisme Federasi Harus Selesai Dalam 3 Bulan"
(hps/fay)