Di negara bagian New South Wales, Australia, polisi memergoki 20.000 orang berkendara sembari menggunakan ponsel dalam waktu 6 bulan. Padahal berdasarkan data yang ada, pihak divisi kecelakaan lalu lintas kepolisian New South Wales menyatakan ponsel saat ini jadi 'tersangka' utama penyebab kecelakaan yang terjadi karena kurangnya konsentrasi.
John Hartley, Chief Superintendent di kepolisian New South Wales bersaksi mengungkap fatalnya sebuah kecelakaan yang disebabkan pemakaian ponsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan sang polisi juga mengungkap banyaknya pendapat yang mengatakan bahwa memakai ponsel saat mengemudi sama buruknya dengan mabuk saat berkendara. Bahkan ia mengklaim, efeknya bisa jadi lebih buruk.
"Sudah pasti jika kami menginvestigasi kecelakaan fatal yang disebabkan karena kurangnya konsentrasi, ponsel adalah tersangka utamanya," paparnya.
Memang lama ditengarai pemakaian ponsel saat berkendara berpotensi menimbulkan kecelakaan. Bahkan menurut akademisi di Monash University's Accident Research Centre, pemakaian handsfree dinyatakan tak banyak menolong. Untuk itu, makin banyak peraturan yang melarang pemakaian ponsel saat mengemudi termasuk yang sedang digodog di Indonesia.
Bincang seru seputar ponsel? Gabung segera di detikINET Forum! (fyk/ash)