Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Download Jurnal Kesehatan, Dapat Rekor MURI

Download Jurnal Kesehatan, Dapat Rekor MURI


- detikInet

Yogyakarta - Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya ambil bagian dalam rangka mengukir rekor MURI.

Atas prakarsa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), mereka diharuskan mengunduh artikel jurnal kesehatan dari internet selama 24 jam non stop dalam lomba bertajuk "Kompetisi Download Jurnal Kesehatan (Cyber Med Download Competition)".

Dalam acara yang diselenggarakan sejak Rabu (20/8) sampai Kamis ini, peserta yang hadir berasal dari berbagai universitas yakni UGM, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Negeri Surakarta dan Universitas Airlangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kegiatan ini turut mendukung sistem pembelajaran di FK UGM, yakni kuliah berbasis mahasiswa serta dalam rangka semakin digalakkannya e-learning di lingkungan fakultas," ujar dekan FK UGM, Prof. Dr. Hardyanto Soebono di gedung FK UGM.

Menurut rencana, piagam MURI akan diserahkan malam ini di tempat yang sama. Gelaran acara ini juga didukung oleh produsen komputer Acer dalam program Acer e-learning yang saat ini sudah memasuki tahun keempat.

"Di tahun-tahun sebelumnya, kami mengundang akademisi luar negeri untuk berbagi pengalaman tentang penerapan e-learning di negara mereka. Namun untuk tahun ini, kami mendukung acara pemecahan rekor yang diadakan di UGM ini," tutur Helmy Anam, Head of Marketing Communication Department PT Acer Indonesia.

Menurut Helmy, Acer sudah bekerja sama dengan berbagai universitas di Indonesia untuk penerapan e-learning, yakni pembelajaran kuliah berbasis Teknologi Informasi (TI). Hal ini disebutnya dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di tanah air.

Jalannya Kompetisi

Dalam Kompetisi Download Jurnal Kesehatan itu, 18 tim yang masing masing terdiri dari 3 anggota diharuskan mengunduh jurnal yang dibagi dalam beberapa tema. Nantinya, jurnal yang lolos seleksi akan dikumpulkan di situs khusus agar bisa diakses gratis oleh yang membutuhkan. Kriteria penilaian meliputi ketahanan peserta mendowoload 24 jam non stop, kesesuaian jurnal dengan tema dan jumlah terbanyak.

"UGM ingin memprakarsai adanya wadah pengetahuan berupa situs khusus yang menampung jurnal jurnal tersebut. Kebanyakan jurnal yang diunduh berasal dari luar negeri," ungkap Elisa Sulistya, Koordinator acara pemecahan rekor.
(fyk/dwn)





Hide Ads